Berita

Mengaku Dianiaya oleh Oknum Kiai, Seorang Santri di Bondowoso Lapor Polisi

418
×

Mengaku Dianiaya oleh Oknum Kiai, Seorang Santri di Bondowoso Lapor Polisi

Sebarkan artikel ini
Santri Lapor Kiai di Bondowoso
Gambar Ilustrasi

M juga mengakui bahwa ada pihak lain yang ikut memukul Korban R yaitu AM yang tidak lain adalah Pengasuh Pondok Pesantren ‘MM’ beralamat di Desa Pakuniran dimana korban R menimba ilmu di Ponpesnya.

“Saya heran kenapa hanya saya dan anak saya yang di laporkan, sementara Kiai AM juga memukul, dia disini bahkan lebih parah daripada kita, hingga anak itu terbentur ke daun pintu.” Tegasnya.

Example 300x600

Sedangkan, Kiai AM saat dikonfirmasi membantah bahwa dirinya turut serta dalam peristiwa pemukulan tersebut.

BACA JUGA :
Muhammad Shoheb, SH. Anggota DPRD Bondowoso Fraksi PKB, Gelar Reses ke II di Desa Pakuniran

“Tidak terlibat, mana mungkin saya memukul juga, sedangkan saya justru menolongnya, bahkan ketika pulang dari (TKP) rumah Kiai M itu langsung barengan sama saya, dan bisa ditanya ke korban.” Kata Kiyai AM.

BACA JUGA :
Terkait Kasus Penculikan di Bondowoso, Begini Pengakuan Terduga Pelaku

Untuk meyakinkan, AM juga memperlihatkan pesan suara kepada awak media yang diduga merupakan suara anak Kiai M.

BACA JUGA :
BUMDES Sumber Hidayah Desa Suger Lor Mendapatkan Apresiasi dari Dirjen Kementrian Desa PDTT

“Ini R, sudah saya gampar barusan, sudah dan diamuk, biar tidak kebiasaan.” Ungkap Kiai AM sambil memperdengarkan voice note ke awak media.