Berita

Mengaku Dianiaya oleh Oknum Kiai, Seorang Santri di Bondowoso Lapor Polisi

390
×

Mengaku Dianiaya oleh Oknum Kiai, Seorang Santri di Bondowoso Lapor Polisi

Sebarkan artikel ini
Santri Lapor Kiai di Bondowoso
Gambar Ilustrasi

M juga mengakui bahwa ada pihak lain yang ikut memukul Korban R yaitu AM yang tidak lain adalah Pengasuh Pondok Pesantren ‘MM’ beralamat di Desa Pakuniran dimana korban R menimba ilmu di Ponpesnya.

“Saya heran kenapa hanya saya dan anak saya yang di laporkan, sementara Kiai AM juga memukul, dia disini bahkan lebih parah daripada kita, hingga anak itu terbentur ke daun pintu.” Tegasnya.

Example 300x600

Sedangkan, Kiai AM saat dikonfirmasi membantah bahwa dirinya turut serta dalam peristiwa pemukulan tersebut.

BACA JUGA :
Guru Perlu Tahu, Mohammad Hairul Jelaskan Beda Interkoneksi Materi, Pembelajaran Kolaboratif dan Projek Kokurikuler

“Tidak terlibat, mana mungkin saya memukul juga, sedangkan saya justru menolongnya, bahkan ketika pulang dari (TKP) rumah Kiai M itu langsung barengan sama saya, dan bisa ditanya ke korban.” Kata Kiyai AM.

BACA JUGA :
Bentuk Apresiasi Dandim 0822 Bondowoso Kepada Media Massa Menjelang Hari Raya Idul Fitri

Untuk meyakinkan, AM juga memperlihatkan pesan suara kepada awak media yang diduga merupakan suara anak Kiai M.

BACA JUGA :
Ibu-Ibu Desa Gunung Sari Antusias! Kasdim 0822 Bondowoso Beri Wawasan Kebangsaan dan Komsos

“Ini R, sudah saya gampar barusan, sudah dan diamuk, biar tidak kebiasaan.” Ungkap Kiai AM sambil memperdengarkan voice note ke awak media.