Berita

Mengaku Dianiaya oleh Oknum Kiai, Seorang Santri di Bondowoso Lapor Polisi

388
×

Mengaku Dianiaya oleh Oknum Kiai, Seorang Santri di Bondowoso Lapor Polisi

Sebarkan artikel ini
Santri Lapor Kiai di Bondowoso
Gambar Ilustrasi

Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID – Seorang santri berinisial R (16) Warga Desa Pakuniran Kec. Maesan Kab. Bondowoso didampingi orang tuanya melaporkan salah satu Kiai di Desa Pakuniran Kecamatan Maesan Kabupaten Bondowoso.

BACA JUGA :
Peringati HUT ke 75 Korem 083/Bdj, Kodim 0822 Bondowoso Lakukan Ziarah di Makam Pahlawan

Terlapor berinisial M merupakan pengasuh Pondok Pesantren ‘ST’ yang terletak di Desa Pakuniran. Pihaknya mengaku bahwa telah dicemarkan namanya oleh korban R.

Example 300x600

“Terjadinya hal ini kan ada sebab musabbabnya, Kalau kasus ini berlanjut, pihak kita akan juga melaporkan terkait pencemarannya.” Ungkapnya.

BACA JUGA :
Dandim 0822 Laksanakan Pengecekan Kampung Tangguh Covid-19 di Desa Sumber Anyar Kec. Maesan

Mengejutkan, Kiai M mengakui bahwa pihaknya telah melakukan kekerasan kepada korban R.

“Sebenarnya anak saya (inisal G) yang memukul, tapi itu spontanitas, mungkin anak saya sakit hati karena pribadi saya di cemarkan, sehingga dipukul lah si R (Red).” Tambahnya.

BACA JUGA :
Dikenal Dekat dengan Masyarakat Bondowoso, Kapolres Harto Pindah Tugas ke Polres Pasuruan