Berita

Mengaku Dianiaya oleh Oknum Kiai, Seorang Santri di Bondowoso Lapor Polisi

450
×

Mengaku Dianiaya oleh Oknum Kiai, Seorang Santri di Bondowoso Lapor Polisi

Sebarkan artikel ini
Santri Lapor Kiai di Bondowoso
Gambar Ilustrasi

Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID – Seorang santri berinisial R (16) Warga Desa Pakuniran Kec. Maesan Kab. Bondowoso didampingi orang tuanya melaporkan salah satu Kiai di Desa Pakuniran Kecamatan Maesan Kabupaten Bondowoso.

BACA JUGA :
Kapolres Bondowoso Luncurkan Program SULING untuk Meningkatkan Harkamtibmas dan Penanganan Covid-19

Terlapor berinisial M merupakan pengasuh Pondok Pesantren ‘ST’ yang terletak di Desa Pakuniran. Pihaknya mengaku bahwa telah dicemarkan namanya oleh korban R.

Example 300x600

“Terjadinya hal ini kan ada sebab musabbabnya, Kalau kasus ini berlanjut, pihak kita akan juga melaporkan terkait pencemarannya.” Ungkapnya.

BACA JUGA :
Ini Pesan Wabup pada Jemaah Haji Kloter 57 yang Tiba di Bondowoso

Mengejutkan, Kiai M mengakui bahwa pihaknya telah melakukan kekerasan kepada korban R.

“Sebenarnya anak saya (inisal G) yang memukul, tapi itu spontanitas, mungkin anak saya sakit hati karena pribadi saya di cemarkan, sehingga dipukul lah si R (Red).” Tambahnya.

BACA JUGA :
Bukan Sekadar Seremonial, Kapolres Aryo Ikut Bersihkan Masjid dalam Gerakan Indonesia ASRI