Sosial

Dampingi Tim Penilai Lomba Pelaksana Gotong Royong, Wabup Trenggalek Berharap Bukan Hanya Sekedar Formalitas

139
×

Dampingi Tim Penilai Lomba Pelaksana Gotong Royong, Wabup Trenggalek Berharap Bukan Hanya Sekedar Formalitas

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Trenggalek
Wakil Bupati Trenggalek Dampingi Tim Penilai dari Provinsi Jatim ke Sejumlah Titik di Desa Suruh. Rabu, 11/5/2023

Trenggalek, LENSANUSANTARA.CO.ID – Desa Suruh Kecamatan Suruh menjadi salah satu dari lima terbaik berdasarkan penilaian secara administratif pada lomba Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tingkat Provinsi Jawa Timur. Tindak lanjuti hal itu, tim penilai lakukan kunjungan lapangan untuk verifikasi, Rabu (11/5/2023).

Example 300x600

Tim penilai dari Provinsi Jatim tersebut sebelumnya diterima oleh Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin di Pendapa Manggala Praja Nugraha. Selanjutnya, tim turun ke lapangan didampingi Wakil Bupati Trenggalek Syah Muhamad Nata Negara menuju ke sejumlah titik di Desa Suruh.

BACA JUGA :
Wabup Trenggalek Buka Kegiatan Sosialisasi Rencana Kontigensi Tsunami Akibat Gempa Bumi

Mas Wabup Syah dalam kesempatan itu berharap hal tersebut bisa menjadi motivasi serta memberikan dampak yang signifikan pada masyarakat utamanya dalam mengimplementasikan budaya gotong royong di kehidupan sehari-hari.

BACA JUGA :
PKS Trenggalek Warning Bacalon Segera Tentukan Sikap dalam Pilkada, Petahana Masuk Nominasi

“Semoga ini bukan saja sekedar formalitas saat lomba, namun juga pada realita kehidupan bermasyarakat sehari-hari,” harap Mas Syah.

“Saya meyakini budaya gotong royong yang ada di Desa Suruh ini bukan merupakan budaya yang dibuat-buat, salah satunya karena di tengah keterbatasan fiskal mampu berkreasi untuk mengikuti lomba gotong royong ini,” sambungnya.

BACA JUGA :
Pemkab Trenggalek Peringati Hari Pahlawan ke-78.

Mas Syah juga menekankan bahwa di era saat ini, budaya gotong royong sangat dibutuhkan, terlebih dalam menciptakan kebersamaan antara pemerintah dengan masyarakat. (yanto)