Budaya

Pertahankan Budaya Madura, Pemkab Pamekasan Gelar Festival Taneyan Lanjhang

136
×

Pertahankan Budaya Madura, Pemkab Pamekasan Gelar Festival Taneyan Lanjhang

Sebarkan artikel ini
Pj Bupati Pamekasan
Pj Bupati Pamekasan didampingi sejumlah OPD saat hadiri Festival Taneyan Lanjhang.

Pamekasan, LENSANUSANTARA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur menggelar serangkaian event dalam rangka memeriahkan hari jadi Kabupaten Pamekasan ke-494.

Salah satunya adalah festival Taneyan Lanjhang di Desa Larangan Luar, Kecamatan Larangan. Event dengan tema ‘Namoy Taneyan Lanjhang’ tersebut dimulai sejak tanggal 25-26 Oktober 2024.

Example 300x600

“Hari jadi ini banyak kegiatan, salah satunya Taneyan Lanjhang. Kenapa Taneyan Lanjhang kita jadikan satu agenda dalam kegiatan hari jadi, karena kita sudah sulit menemukan Taneyan Lanjhang yang dengan segala kekhasannya mewakili rumah adat Madura masa lalu,” terang Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Pamekasan, Fahmi saat ditemui di lokasi.

BACA JUGA :
Rayakan Hari Jadi Pamekasan ke 492, Pemkab Gelar JJS Berhadiah Sepeda Motor dan Tiket Umroh

Menurutnya, salah satu spirit dalam kegiatan Taneyan Lanjhang itu untuk mempertahankan budaya serta adat Madura. Sebab, budaya Taneyan Lanjhang saat ini sangat sulit ditemukan di kalangan masyarakat.

BACA JUGA :
Pemkab Pamekasan Terima Apresiasi Tentang Pengelolaan Sampah Selama Tahun 2025

“Kami sampaikan terima kasih kepada Pemkab Pamekasan yang telah mensupport penuh terhadap kegiatan ini. Faktanya, teman-teman OPD ikut serta bagaimana festival Taneyan Lanjhang ini lebih semarak,” tandasnya.

BACA JUGA :
Pemkab Pamekasan Hibahkan Tanah untuk Pembangunan Kantor MWCNU

Pihaknya juga mengajak masyarakat sekitar yang memiliki produk UMKM untuk menggelar dagangannya dalam bazar UKM selama kegiatan berlangsung. Tentu, kegiatan tersebut akan mendongkrak terhadap perekonomian masyarakat.

“Karena yang datang bukan hanya dari masyarakat sini, sehingga produk UMKM masyarakat terangkat. Kita juga mengajak unit-unit lain, seperti BPJS, perbankan, dan lain-lain,” pungkasnya.*