Kesehatan

Mahasiswa Stikes Bhakti Alqodiri Jember dan Unmuh Kudus Laksanakan Penutupan Praktek Klinik di RSD Balung

200
×

Mahasiswa Stikes Bhakti Alqodiri Jember dan Unmuh Kudus Laksanakan Penutupan Praktek Klinik di RSD Balung

Sebarkan artikel ini

Jember, LENSANUSANTARA.CO.IDRSD Balung dan 19 Mahasiswa melaksanakan penutupan praktek klinik di RSD Balung. 19 Mahasiswa tersebut merupakan 15 Mahasiswa Keperawatan Stikes Bhakti Alqodiri Jember dan 4 mahasiswi Farmasi Universitas Muhammadiyah Kudus, Kamis (13/2/2025).

Example 300x600

Kegiatan penutupan mahasiswa dibingkai dalam Kegiatan Orientasi yang dipimpin langsung oleh dr Hj. Siti Nurul Qomariyah, M.Kes selaku Kepala Bagian Umum dan Kepegawaian RSD Balung mewakili direktur Rumah Sakit Daerah Balung.

BACA JUGA :
Dinkes Jember Lakukan Monitoring Evaluasi Simatneo Menurunkan Angka Stunting, AKI dan AKB

Diharapkan setelah mendapatkan ilmu di RSD Balung, mahasiswa dapat menerapkan ilmunya secara professional dan dan memanfaatkan teknologi secara arif. Serta mengupayakan penggunaannya untuk meningkatkan status kesehatan masyarakat,”ucap Kepala Bagian Umum dan Kepegawaian RSD Balung Siti Nurul Qomariyah.

BACA JUGA :
RSD Balung Jember Tambah Fasilitas Sarana dan Prasarana, Upaya Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat

Lebih lanjut, Dalam rangka peningkatan sumber daya manusia yang mampu bekerja secara profesional, maka selain pengalaman belajar mahasiswa juga dituntut pengalaman praktek atau klinik sesuai dengan ketentuan.

Pembelajaran mahasiswa baik di kelas maupun dilahan praktik dirancang untuk mempersiapkan lulusannya yang proficient/mahir dan komprehensif.

BACA JUGA :
Kerjasama dengan Dispendukcapil Jember Urus ICU 2071, Pendaftaran di RSD Balung Jadi Lebih Mudah Hanya Mengecek NIK

Pihaknya mengungkapkan, Praktik klinik merupakan komponen penting dan tahapan yang paling ditunggu oleh sebagian besar mahasiswa.

“Semoga mahasiswa bisa mengamalkan ilmu yang di dapat di instansi pendidikan, mendapat pengalaman selama praktik di RSD Balung serta dapat menjadi tenaga kesehatan profesional nantinya,”pungkasnya.