Berita

SMPN 2 Jepara Terbakar, Kerugian Ditafsir Puluhan Juta Rupiah

220
×

SMPN 2 Jepara Terbakar, Kerugian Ditafsir Puluhan Juta Rupiah

Sebarkan artikel ini
Bangunan sekolah SMPN 2 Jepara saat Terbakar (Foto: Yosef/Lensa Nusantara)

Jeapara, LENSANUSANTARA.CO.ID – Hari ketiga di bulan Ramadhan ini, SMP Negeri 2 Jepara yang berada di Jalan Brigjen Katamso No.14, Kelurahan Panggang I, Kecamatan Jepara kota, Kabupaten Jepara mengalami kebakaran di ruangan multimedia pada Senin 3/3/2025 sekitar pukul 05.30 WIB.

Example 300x600

Dari informasi yang diterima, air conditioner (AC) atau mesin pendingin ruangan alami konslet hingga mengakibatkan kebakaran.
Terlihat dari video yang beredar, kepulan asap keluar dari bangunan SMP Negeri 2 Jepara itu. Api membakar sebagian barang-barang yang berada di dalam ruangan lantai dua.
Kebakaran pada ruangan multimedia yang digunakan untuk pertemuan itu berisikan 2 meja dan 8 kursi serta plafon ikut terbakar.

BACA JUGA :
Ketua DPRD Jepara, Menyayangkan Pembuangan Limbah Medis Sembarangan

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Jepara, Trisno Santosa, melalui Kepala bidang Damkar, Surana, menjelaskan bahwa kebakaran yang terjadi di SMPN 2 Jepara tersebut akibat adanya korsleting listrik di ruang rapat sekolah dengan luas 12 meter persegi beruntungbapi dapat teratasi sehingga tidak meluas ke ruangan lain.
“Dari korsleting listrik pada AC lalu menyambar ke gorden dan kursi,” katanya.

BACA JUGA :
Tampil Beda, Pelantikan Farah Elfirajun Anggota DPRD Jepara Terpilih Didampingi Suami Seorang Bule

Dalam menangani kejadian tersebut, Damkar Jepara menerjunkan 1 unit mobil pemadam dari Mako dan 2 personel, penangan dilakukan dengan cepat, berhubung jarak antara mako damkar dan SMP 2 tidak terlalu jauh.

BACA JUGA :
Perubahan APBD Jepara Tahun Anggaran 2024 Resmi Disetujui Legislatif dan Eksekutif

Atas kejadian tersebut, kata Surana, pihak sekolah mengalami kerugian sekitar Rp 10 juta. Untungnya, para siswa sedang libur saat insiden tersebut terjadi.

“40 menit kemudian api berhasil kami padamkan. Tidak ada korban jiwa, kerugian kurang lebih Rp 10 juta,” terangnya.