Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID – Suasana pagi di Alun-Alun Raden Bagus Asra (RBA) Bondowoso, Jumat, 8/8/25, berubah menjadi pusat semangat kebersamaan. Ratusan pegawai perangkat daerah, lengkap dengan seragam kerja lapangan, berdiri tegap mengikuti apel yang dipimpin langsung Wakil Bupati Bondowoso, As’ad Yahya Syafi’i, S.E..
Bukan sekadar apel rutin, kegiatan ini menjadi simbol komitmen Pemerintah Kabupaten Bondowoso untuk menjaga kebersihan, keindahan, sekaligus kualitas hidup masyarakat.
Turut hadir dalam apel tersebut Sekretaris Daerah, para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekda, serta jajaran pimpinan OPD. Seluruh staf dari perangkat daerah se-Kabupaten Bondowoso kompak turun tangan, menunjukkan bahwa urusan kebersihan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya petugas lapangan.
Dalam amanatnya, Wakil Bupati mengapresiasi antusiasme seluruh peserta dan menekankan bahwa menjaga lingkungan adalah bagian tak terpisahkan dari pelayanan publik.
“Jumat Bersih ini tidak boleh berhenti di seremoni. Harus menjadi kebiasaan, bahkan budaya. Kita yang ada di pemerintahan harus menjadi contoh nyata bagi warga Bondowoso. Kebersihan bukan hanya soal estetika, tapi juga kesehatan, kenyamanan, dan citra daerah kita,” tegasnya.
Ia menambahkan, kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa ruang publik seperti Alun-Alun RBA adalah milik bersama, sehingga memeliharanya berarti menjaga wajah kota.
Usai apel, peserta langsung menyebar ke berbagai titik strategis. Sapu lidi, kantong sampah, hingga alat pemotong rumput bergerak serentak. Area Paseban, Monumen Gerbong Maut, PHIG, kawasan PKL/Pujasera, Hutan Kota, hingga halaman depan Masjid Agung At-Taqwa menjadi fokus pembersihan. Sampah plastik, daun kering, dan rumput liar dibersihkan, sementara beberapa fasilitas publik yang kotor turut dicuci dan dirapikan.
Tidak hanya membersihkan, para peserta juga saling berinteraksi, tertawa, dan bekerja sama lintas instansi. Momen ini memperlihatkan bahwa kegiatan seperti ini bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga menguatkan kolaborasi antarperangkat daerah.
Sejumlah warga yang sedang beraktivitas pagi di sekitar alun-alun pun tampak terkesan. “Bagus sekali pemerintah turun langsung seperti ini. Jadi kita sebagai warga juga termotivasi untuk ikut menjaga,” ujar salah seorang pedagang kaki lima.
Program Jumat Bersih ini direncanakan berlangsung rutin, menyasar lokasi-lokasi publik lain di seluruh kecamatan. Pemerintah berharap, langkah ini bisa menjadi pemantik kesadaran masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan masing-masing. [Arik Kurniawan]














