Daerah

Agung Mulyono dan Disbudpar Jatim Kolaborasi Gelar Campursari Mayangkara di Banyuwangi

1145
×

Agung Mulyono dan Disbudpar Jatim Kolaborasi Gelar Campursari Mayangkara di Banyuwangi

Sebarkan artikel ini
Ketua Fraksi DPRD Jawa Timur dr. Agung Mulyono dan Niken Salindry menyapa masyarakat Banyuwangi. (Istimewa)

Banyuwangi, LENSANUSANTARA.CO.ID – Ribuan warga Banyuwangi tumpah ruah di Lapangan RTH Tampo, Cluring, Banyuwangi, Rabu, 10 Desember 2025. Mereka antusias menyaksikan pergelaran musik Campursari Mayangkara yang menampilkan sinden kondang Niken Salindry.

Acara yang bertajuk Gebyar Campursari Mayangkara ini merupakan kolaborasi antara Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Jawa Timur bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jawa Timur. Tujuannya untuk melestarikan kesenian budaya lokal.

Example 300x600

Penggagas kegiatan, yang juga Ketua Fraksi Demokrat DPRD Jatim dr. Agung Mulyono mengatakan, acara tersebut bagian dari rangkaian lima titik kegiatan di Banyuwangi.

Tujuan utamanya tidak hanya menghibur, tetapi juga untuk mendorong kebangkitan UMKM dan sektor kesenian pasca-pandemi.

BACA JUGA :
Relawan Tapal Kuda Deklarasi Dukungan Ganjar Mahfud di Pilpres 2024

“Tujuan saya juga untuk membangkitkan tumbuh kembangkan teman-teman pariwisata, kesenian dan UMKM. Insyaallah awal tahun depan kita akan bagi sekitar hampir 100 gerobak untuk UMKM,” tutur dr. Agung.

Anggota DPRD Jatim Dapil Banyuwangi-Bondowoso-Situbondo itu menekankan akan pentingnya kehadiran kembali di tengah masyarakat. “Saya sudah setahun sejak dilantik 2024 lalu dan kini bertemu kembali kangen-kangenan. Saya ini tidak ingin dicap dorong mobil mogok ya. Artinya, setelah jadi lupa ya, saya enggak mau seperti itu ya,” papar dr Agung.

dr Agung menambahkan, tahun 2024 lalu tidak pernah ada kegiatan sebesar ini, karena disebabkan ada bencana covid 19 dimana hampir semua layanan publik dan hiburan rakyat mengalami kendala.

BACA JUGA :
KPK Nusantara Sebut Tambal Sulam di Genteng Banyuwangi Terkesan Acak-acakan

“Kita semua tau, waktu covid, ya inga itut. Bandara tutup, hotel tutup, Terminal tutup bahkan hiburan begini sudah ga ada, ini kita sekarang mulai lagi. Mudah-mudahan ini sebagai awal kebangkitan, tahun depan bangkit terus,” tambah dr. Agung.

Sementara itu, Disbudpar Jatim yang diwakili oleh Ali Ma’ruf Esos, Kepala UPT Taman Budaya Provinsi Jawa Timur menyampaikan, salam hormat dan apresiasi atas kerja sama antara legislatif dan dinas kebudayaan dalam program pelestarian ini.

“Dari sisi pojok kanan belakang, kiri belakang juga ini, alhamdulillah bakulane dodolan kacang yo entek kacange. Selain itu juga banyak pengunjungnya di sini,” ucapnya.

BACA JUGA :
RTH Maron Banyuwangi Disinyalir Dikuasai Desa, Penghasilan Capai 1 Miliar, Kabid BPKAD Mengaku Tidak Tahu

Pengamatan dilokasi menyebutkan, acara semakin meriah dengan sesi pembagian hadiah (doorprize) yang menarik, termasuk TV, kulkas, dan dua unit sepeda listrik. Hadiah diserahkan langsung oleh dr. Agung didampingi Ali Ma’ruf. Salah satu pemenang tertua, Manap usia 80 tahun, mendapatkan hadiah kulkas.

Sementara itu untuk penampilan campursari Mayangkara menampilkan lagu-lagu populer, termasuk permintaan khusus dari dokter Agung yaitu tembang “Banyuwangi Istimewa”, yang sukses menggoyang seluruh penonton hingga rangkaian semua acara berjalan dengan sukses dan lancar. (*)