Purwakarta, LENSANUSANTARA.CO.ID – Sidak Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin, ke IGD RSUD Bayu Asih berujung teguran keras untuk oknum security. Aksi itu dilakukan Wabup untuk menindaklanjuti banyaknya pengaduan masyarakat.
Dua aduan utama warga jadi pemicu. Pertama, tarif parkir yang dinilai mencekik. Kendaraan baru masuk lalu keluar lagi, langsung dipatok Rp3.000. Kedua, kondisi fasilitas IGD. Pasien mengeluhkan tidak adanya matras dan bantal di brankar, padahal diduga ada anggaran pemeliharaan rutin.
Saat Wabup melontarkan pertanyaan ke petugas keamanan, oknum security tersebut malah menjawab dengan nada menggurui. Tak terima dengan sikap itu, Bang Ijo langsung menegur di tempat.
“Jangan sok pintar di depan warga yang sedang susah. Ini rumah sakit, layani dengan hati,” tegasnya.
Wabup meminta manajemen RSUD Bayu Asih segera berbenah. Soal parkir, ia mendesak ada evaluasi tarif dan sistem agar tidak merugikan masyarakat. Untuk fasilitas IGD, ia memerintahkan kelengkapan brankar segera dipenuhi.
“Anggaran pemeliharaan itu untuk rakyat, bukan dikemenakan. Saya akan cek lagi,” tandasnya.
Sidak ini jadi peringatan keras bagi seluruh layanan publik di Purwakarta: jangan main-main dengan hak warga.
Hingga berita ini diterbitkan, Direktur RSUD Bayu Asih belum bisa dikonfirmasi untuk dimintai keterangan terkait temuan tersebut. (Maman)














