Organisasi

ABPEDNAS Gandeng SMSI, Perwakilan Bondowoso Siap Bentuk Pokja News Room Jaga Desa

3487
×

ABPEDNAS Gandeng SMSI, Perwakilan Bondowoso Siap Bentuk Pokja News Room Jaga Desa

Sebarkan artikel ini
Ai

Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID – Kolaborasi antara Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) memasuki babak baru. Pengurus Pusat SMSI resmi menginstruksikan pembentukan Pokja News Room Jaga Desa di seluruh Indonesia sebagai langkah memperkuat publikasi pembangunan desa sekaligus mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional.

Example 300x600

Instruksi tersebut tertuang dalam Surat Pengurus Pusat SMSI Nomor 0223/SMSI-Pusat/VII/2026 tertanggal 4 Juli 2026 yang ditujukan kepada seluruh Ketua SMSI Provinsi se-Tanah Air. Dalam surat itu, seluruh jajaran SMSI diminta segera membentuk Pokja News Room Jaga Desa mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.

Pembentukan Pokja ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian kerja sama antara SMSI dan ABPEDNAS. Pokja nantinya akan menjadi wadah kolaborasi media dengan pemerintah desa dalam menyebarluaskan informasi pembangunan, menggali potensi desa, meningkatkan literasi informasi masyarakat, hingga mendukung berbagai program strategis pemerintah, khususnya di bidang ketahanan pangan.

BACA JUGA :
PJ Bupati Bondowoso Hadiri Rapat Paripurna, Ini Agendanya

Selain membangun sinergi dengan ABPEDNAS, Pokja News Room juga didorong untuk menyusun program kerja bersama, mengoptimalkan publikasi desa, mengedukasi masyarakat melalui pemberitaan yang berkualitas, serta memperkuat peran media sebagai mitra pembangunan di tingkat desa.

Menindaklanjuti arahan tersebut, Ketua SMSI Bondowoso Arik Kurniawan menegaskan pihaknya siap bergerak cepat untuk mengimplementasikan kebijakan Pengurus Pusat SMSI di daerah.

“Ini merupakan amanah organisasi yang harus segera kami laksanakan. SMSI Bondowoso siap berkoordinasi dengan seluruh pihak, khususnya ABPEDNAS, untuk membentuk Pokja News Room Jaga Desa sebagai wadah kolaborasi dalam mempublikasikan potensi, pembangunan, serta berbagai program positif di desa,” ujar Arik, Selasa (8/7/2026).

BACA JUGA :
Parkiran Puskesmas Grujugan Bondowoso Tak Aman, 2 Motor Keluarga Pasien Hilang Bersamaan

Menurutnya, kehadiran Pokja News Room Jaga Desa akan memperkuat posisi media siber sebagai mitra strategis pemerintah desa dalam menyampaikan informasi yang akurat, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Desa adalah ujung tombak pembangunan nasional. Karena itu, publikasi yang baik akan menjadi kekuatan untuk memperkenalkan potensi desa, mendorong transparansi, sekaligus mengawal berbagai program pemerintah agar tepat sasaran. SMSI Bondowoso siap mengambil peran tersebut,” tegasnya.

Arik menambahkan, pembentukan Pokja juga menjadi peluang mempererat sinergi antara insan pers dengan pemerintah desa dalam menciptakan ekosistem informasi yang sehat, profesional, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

BACA JUGA :
Wabup Bondowoso: Syarat Masuk Sekolah Tatap Muka, Guru dan Murid Harus Divaksin Covid-19

Sesuai arahan Pengurus Pusat SMSI, kepengurusan Pokja News Room Jaga Desa akan dibentuk di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, kemudian dilaporkan kepada Pengurus Pusat SMSI. Selanjutnya, Pokja tingkat provinsi dijadwalkan dikukuhkan pada Oktober 2026 oleh jajaran Dewan Pembina SMSI bersama Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS.

Melalui program ini, SMSI dan ABPEDNAS berharap terbangun jaringan publikasi desa yang kuat di seluruh Indonesia, sehingga informasi mengenai pembangunan, pemberdayaan masyarakat, dan ketahanan pangan dapat tersampaikan secara luas, cepat, dan kredibel kepada publik.