Sosial

Tinjau Lansia Tunggal di Mayang, Pemkab Jember Serahkan Bansos dan Layanan Kesehatan

1697
×

Tinjau Lansia Tunggal di Mayang, Pemkab Jember Serahkan Bansos dan Layanan Kesehatan

Sebarkan artikel ini
Kadinsos Jember Kunjungi Lansia Tunggal, Rabu (22/7/2026).(Foto: Istimewa/ Lensa Nusantara)

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Mewakili Bupati Jember, Gus Fawait, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman, mengunjungi dua lansia di Dusun Rowo, Desa Mrawan, Kecamatan Mayang. Yakni, atas nama Bu Salmas dan Bu Diah, Rabu (22/7/2026).

Menurut Helmi, Inisiatif home visit ini dirancang agar menjadi program homecare ke depannya. Keberhasilannya tentu membutuhkan partisipasi tidak hanya dari Dinsos dan Dinkes, tetapi juga pengurus RT, RW, hingga Kepala Desa yang mampu mendeteksi keberadaan warga yang membutuhkan.

Example 300x600

“Salah satu fokus utama dalam penjangkauan ini adalah para lansia yang hidup sebatang kara (lansia tunggal). Dalam praktiknya, para petugas menyisir langsung rumah warga untuk memastikan mereka yang tergolong rentan tetap mendapatkan hak dan fasilitas sosial yang memadai,” ujarnya.

BACA JUGA :
Mahasiswa Kebidanan Menjalani Praktik Klinik di RSD Balung Jember

Helmi menjelaskan bahwa mayoritas lansia tunggal di wilayah tersebut telah terdaftar dan menerima berbagai program bantuan sosial (bansos). Bantuan yang disalurkan mencakup Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), serta alokasi beras dari Bulog.

BACA JUGA :
Kadispora Jember Resmi Buka Musorkab KONI 2025: Wujudkan Kemajuan Olahraga

“Di samping pemenuhan kebutuhan pangan, perhatian utama juga diarahkan pada aspek kesehatan. Dalam kegiatan penjangkauan lapangan, tim tenaga medis yang terdiri dari perawat dan bidan memberikan layanan pemeriksaan kesehatan rutin secara gratis sekaligus membagikan obat-obatan yang dibutuhkan,” menurutnya.

BACA JUGA :
Turnamen Piala Bupati Jember 2026 Resmi Disosialisasikan, Pendaftaran Gratis

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, banyak lansia yang mengalami keluhan tekanan darah tinggi (hipertensi) akibat pola makan. Oleh karena itu, petugas langsung memberikan obat penurun tensi dan edukasi kesehatan secara gratis.

“Melalui skema ini, Pemkab Jember berharap seluruh warga lansia, kelompok masyarakat rentan, ibu hamil berisiko tinggi (bumil risti), hingga penyandang disabilitas dapat terlayani secara optimal tanpa harus mendatangi fasilitas kesehatan seperti Puskesmas,” pungkasnya.