Madiun, LENSANUSANTARA.CO.ID – Ada pemandangan tak biasa di Car Free Day (CFD) Alun-alun Kabupaten Madiun, Senin (3/3/2025). Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, atau yang akrab disapa Mas Emil, tampak santai menyusuri kawasan CFD untuk berburu takjil menjelang waktu berbuka puasa.
Yang lebih menarik, Mas Emil tak sendirian. Ia didampingi oleh pengusaha muda berpengaruh di kalangan UMKM dan pemerintahan, Siroojul Kahfi. Kehadiran keduanya sontak menjadi pusat perhatian masyarakat yang memadati area tersebut.
Dari Serah Terima Jabatan Bupati ke CFD
Sebelumnya, Mas Emil menghadiri prosesi serah terima jabatan Bupati Kabupaten Madiun. Usai agenda resmi tersebut, ia rupanya ingin merasakan langsung suasana Ramadan di tengah masyarakat dengan berburu takjil serta membeli jajanan khas Madiun sebagai oleh-oleh.
Siroojul Kahfi, yang turut mendampingi Mas Emil, mengaku mendapat pesan langsung dari ajudan Wakil Gubernur untuk merekomendasikan lokasi takjil terbaik di Kabupaten Madiun.
“Iya, saya yang menemani Mas Emil berburu takjil di CFD Alun-Alun Kabupaten Madiun. Tapi sebelumnya, saya tetap meminta izin kepada Pak Bupati dan berkoordinasi dengan Kasat Pol PP agar tidak melangkahi birokrasi. Semoga kehadiran Mas Emil bisa menjadi penyemangat bagi para pedagang dan masyarakat,” ujar Siroojul Kahfi.
Dukungan untuk UMKM dan Ekonomi Lokal
Sebagai pengusaha muda yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan ekonomi, Siroojul Kahfi memang dikenal dekat dengan pemerintahan dan memiliki kepedulian tinggi terhadap perkembangan UMKM di daerah.
“Dengan hadirnya Mas Emil dalam kegiatan seperti ini, harapannya bisa semakin mendorong pertumbuhan sektor usaha kecil serta mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat,” imbuhnya.
Suasana berburu takjil berlangsung penuh keakraban. Banyak masyarakat yang antusias menyambut kehadiran Wakil Gubernur, tak sedikit pula yang memanfaatkan kesempatan ini untuk berswafoto bersama.
Siroojul Kahfi menambahkan, kehadiran tokoh-tokoh penting seperti Mas Emil tentu membawa semangat baru, terutama bagi para pedagang yang menggantungkan hidup dari usaha kuliner di CFD.
“Dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, sangat dibutuhkan agar ekonomi Kabupaten Madiun terus bergerak maju. UMKM adalah tulang punggung perekonomian daerah, dan dengan perhatian lebih, mereka bisa berkembang lebih pesat,” pungkasnya.









