Advertorial

Komisi A DPRD Kobar Tinjau Kesiapan Peralatan dan Logistik Antisipasi Karhutla di Kantor BPBD

300
×

Komisi A DPRD Kobar Tinjau Kesiapan Peralatan dan Logistik Antisipasi Karhutla di Kantor BPBD

Sebarkan artikel ini
Komisi A Kobar Foto Bersama Dengan BPBD Usai Tinjau Alutsita

Kotawaringin Barat, LENSANUSANTARA.CO.ID – Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melakukan kunjungan kerja ke Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Kamis (8/5/2025). 

Kunjungan ini bertujuan untuk memonitor langsung kesiapan sarana prasarana dalam menghadapi potensi bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan menjelang musim kemarau.

Example 300x600

Sekretaris Komisi A, Muhammad Anuar, menjelaskan bahwa rombongan menitikberatkan pemeriksaan pada kendaraan operasional, peralatan pemadam, serta kesiapan personel. 

BACA JUGA :
Enam Paslon dari Tiga Kabupaten Jalani Pemeriksaan Kesehatan di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun

“Kami ingin memastikan semua peralatan teknis serta infrastruktur pendukung—mulai dari gedung operasi hingga suplai air—siap digunakan kapan saja,” ujarnya. 

BACA JUGA :
Bukti Nyata Dukungan Terhadap Ketahanan Pangan, Lapas Pangkalan Bun Panen Selada Hidroponik

Menanggapi kunjungan tersebut, Kepala BPBD Kotawaringin Barat, Syahruni, menyambut baik masukan dan rekomendasi Komisi A. 

Ia menyampaikan bahwa pihaknya segera menindaklanjuti temuan dengan menyusun laporan rinci dan mengajukan proposal kebutuhan perbaikan serta penambahan alat ke Pemerintah Daerah. 

“Kami berkomitmen meningkatkan kapasitas operasional, baik dari segi personel maupun alutsista, agar dapat merespons bencana dengan lebih efektif,” kata Syahruni.

BACA JUGA :
Ketua DPRD Kobar Buka Rapat Paripurna ke-9, Bahas Tiga Ranperda Strategis untuk Tata Kelola Daerah yang Lebih Baik

Komisi A berharap sinergi antara legislatif dan eksekutif ini terus terjaga demi melindungi masyarakat dari ancaman bencana. 

Rencana tindak lanjut meliputi rapat koordinasi lintas sektor dan simulasi penanganan kebakaran hutan yang akan dijadwalkan dalam waktu dekat.(Firman Muliadi).