Olahraga

‎Pembaruan Pengurus SSB Purwamenggala Disorot Pemilik Diklat Merden Banjarnegara, Yadi: Saya Dukung

1466
×

‎Pembaruan Pengurus SSB Purwamenggala Disorot Pemilik Diklat Merden Banjarnegara, Yadi: Saya Dukung

Sebarkan artikel ini
Rohman Supriyadi pemilik Diklat Merden sekaligus anggota DPRD Banjarnegara, Senin, 8/9/2025. Foto : (Gunawan/Lensa Nusantara).



‎Banjarnegara, LENSANUSANTARA.CO.ID – Munculnya kepengurusan baru SSB Purwamenggala, Desa Purwonegoro, Kecamatan Purwanegara, Kabupaten Banjarnegara ternyata mendapatkan perhatian langsung sejak lama oleh pemilik Sekolah Sepak Bola Diklat Merden yang sekaligus anggota DPRD  Komisi IV Rohman Supriyadi.

‎Hal itu diungkapkan kepada lensanusantara.co.id di sela-sela kegiatan audensi di ruang paripurna DPRD Banjarnegara, Senin, (8/9/2025).

‎”Dengan hidupnya kembali Purwamenggala dengan Kepengurusan baru ini, saya sangat mengapresiasi, dan mudah-mudahan selalu eksis lagi dan selalu ikut pertandingan-pertandingan sebagai penyemangat anak, saran saya data diperbarui di Ascab, kerena dengan adanya SSB Purwamenggala para generasi muda yang dekat dengan Diklat Merden bisa positif semua, kan sepak bola mengajarkan sportifitas, anti rokok, narkoba,” jelas Yadi.

‎Rohman Supriyadi juga berharap, SSB Purwamenggala bisa mengikuti turnamen dibawah PSSI.

‎”Harapan saya SSB Purwamenggala bisa ikut turnamen Suratin dibawah PSSI serta turnamen umum untuk pematangan, saya yakin SSB Purwamenggala dibawah kepemimpinan Kades Rendra dan anda selaku Ketua SSB yang baru yang sudah berpengalaman di sepak bola mampu melakukan itu, pokoknya kalau ada apa-apa datang saja kerumah nanti kita bantu apa kendala yang dihadapi dalam SSB,” harap Yadi.

‎Ditanya terkait nasib SSB di Kabupaten Banjarnegara yang saya ini seolah tidak mendapatkan perhatian khusus dalam pengembangan para bibit-bibit pesepak bola, Yadi pun ikut menentukan pandangan.

‎”Berbicara SSB di Banjarnegara, bisa saya bilang hidup enggak mati gak mau, karena mengurusnya hanya seolah dipegang gila-gila bola saja, yang hidup itu bisa dihitung dengan jari, mereka rata-rata berdiri dua tahun bubar, kalau kami di Diklat Merden kan beda lagi dua profesional jadi bukak sebagai pembanding disini, jadi harapan saya dengan munculnya Purwamenggala bisa meningkat, karena selama ini kenapa tidak meningkat karena Persibara nya mati, Ascab tidak jalan, sehingga pembinaannya kosong,” ungkap Yadi.

‎Masih Yadi,” Di sepak bola sendiri kan mengenal empat lapisan pembinaan, seperti lapisan satu itu ada Bandung, Jakarta disana SSB seperti jamur, terus yang ke dua Semarang, Solo, ketiga seperti macam Purwokerto dan ke empat itu seperti Banjarnegara, Purbalingga, Wonosobo, itu yang jumlah SBB nya belum banyak, jadi maka itu tadi saya bilang dengan adanya SSB Purwamenggala bisa membantu menciptakan bibit pesepak bola bagus, makanya harus semangat ikut pertandingan-pertandingan,” pungkasnya. (Gunawan)

BACA JUGA :
Peresmian Lapangan Baru Milik Desa di Banjarnegara, Anggota DPRD Jawa Tengah Amin Makhsun Ajak Masyarakat Cintai Seni Budaya Tradisional