Berita

Groundbreaking Huntap Danantara di Rambatan, Dony Oskaria: Simbol Kebangkitan Ekonomi dan Mental Masyarakat Sumbar

1681
×

Groundbreaking Huntap Danantara di Rambatan, Dony Oskaria: Simbol Kebangkitan Ekonomi dan Mental Masyarakat Sumbar

Sebarkan artikel ini
Groundbreaking pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Danantara di Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar, Kamis (19/2/2026),

Tanah Datar, LENSANUSANTARA.CO.ID -Groundbreaking pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Danantara di Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar, Kamis (19/2/2026), resmi dimulai. Kegiatan tersebut ditandai dengan pemukulan tabuah oleh Kepala BP BUMN/Chief Operating Officer (COO) Dony Oskaria.

Program pembangunan Huntap ini bertujuan mempercepat pemulihan pasca bencana sekaligus mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat di Sumatera Barat, khususnya di Kabupaten Tanah Datar.

Example 300x600

Dalam sambutannya, Dony Oskaria menegaskan bahwa pembangunan hunian ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi dan penguatan mental masyarakat.

“Huntap ini bukan sekadar rumah. Ini adalah simbol kebangkitan ekonomi dan mental. Sumbar harus bangkit. Kita pernah berada di posisi terbaik, dan hari ini justru berada di posisi dua terburuk secara nasional,” ujarnya.

Ia menyebutkan, pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat saat ini berada di angka sekitar 3,5 persen dengan inflasi mencapai 6 persen. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu segera diatasi agar tidak berdampak pada meningkatnya persoalan sosial seperti stunting dan penyalahgunaan narkoba.

BACA JUGA :
Bupati Eka Putra Apresiasi Bantuan IKLB IX Koto Jabodetabek dan AP3MI untuk Korban Banjir Bandang Tanah Datar

Dony juga menargetkan Tanah Datar menjadi daerah percontohan pemulihan ekonomi di Sumbar. Salah satu langkah strategis adalah pembangunan Sekolah Rakyat sebagai pusat pengembangan generasi muda sekaligus sentra ekonomi berbasis pertanian.

“Sarana ini nantinya mampu menampung sekitar 3.000 siswa dengan pendidikan gratis dan berkualitas, mulai dari SD, SMP hingga SMA, lengkap dengan asrama,” katanya.

Putra daerah Tanah Datar itu menambahkan, pembangunan Huntap ditargetkan rampung dalam waktu 3–4 bulan ke depan sehingga dapat segera dihuni masyarakat terdampak bencana.

Sementara itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra menyatakan kesiapan penuh pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan tersebut. Pemerintah Kabupaten Tanah Datar telah menyiapkan lahan seluas 1,8 hektare dengan cadangan tambahan sekitar 4 hektare.

BACA JUGA :
Akses Jalan Masih Terputus, Bupati Tanah Datar Minta Bantuan Alat Berat untuk Percepatan Penanganan Bencana

“Kami bergerak cepat. Saat daerah lain masih membangun hunian sementara, kita sudah masuk tahap hunian tetap. Saat ini akan dibangun 80 unit rumah, dan jika masih dibutuhkan, lahan cadangan siap digunakan,” katanya.

Selain hunian, Pemkab Tanah Datar juga menyiapkan program pemberdayaan ekonomi masyarakat, seperti pembentukan kelompok tani dan penyediaan mesin jahit untuk mendukung usaha masyarakat agar perekonomian tetap berjalan.

Terkait pembangunan Sekolah Rakyat, Eka Putra mengungkapkan bahwa proses administrasi saat ini sedang berjalan dan direncanakan dimulai pada tahun 2026.

“Alhamdulillah, untuk Sekolah Rakyat kita mendapatkan hibah tanah seluas 10,5 hektare dari keluarga pak Dony Oskaria. Saat ini kita sedang proses semuanya, InsyaAllah tahun ini akan dimulai pembangunan,” terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mengapresiasi langkah cepat Danantara dalam membantu masyarakat terdampak bencana.

BACA JUGA :
Peringati Isra’ Mi’raj, Bupati Eka Putra Tegaskan Disiplin dan Integritas ASN Tanah Datar

“Hari ini kita menyaksikan groundbreaking Huntap di Tanah Datar. Danantara bergerak cepat, menyalurkan ratusan alat berat dan ratusan ribu paket sembako melalui BUMN. Pelayanan BUMN ke depan harus semakin cepat dan tepat,” ujarnya.

Andre berharap pembangunan Huntap dapat diperluas ke daerah lain di Sumatera Barat. Ia menilai kualitas hunian sementara yang telah dibangun sebelumnya sudah baik, sehingga hunian tetap diharapkan memiliki kualitas yang lebih tinggi.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Direktur Utama Nindya Karya, perwakilan Hutama Karya Infrastruktur, Direktur Utama Bank Syariah Indonesia, Komisaris Semen Padang, Komisaris InJourney, Ketua DPRD Tanah Datar, Forkopimda, Sekda, serta sejumlah undangan lainnya.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, Danantara, dan DPR RI, pembangunan Huntap di Rambatan diharapkan menjadi tonggak pemulihan pasca bencana sekaligus penguatan ekonomi dan sosial masyarakat Tanah Datar.(Suherman)