Berita

Kantor Dinas PUBM Musi Rawas Didemo, Massa Tuntut Temuan BPK Rp8,6 Miliar Dikembalikan

1690
×

Kantor Dinas PUBM Musi Rawas Didemo, Massa Tuntut Temuan BPK Rp8,6 Miliar Dikembalikan

Sebarkan artikel ini
Belasan massa dari Gerakan dari Gerakan Pemuda Kekuatan Pembaharuan (GPKP) gelar aksi di Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Musi Rawas (Mura) Senin (16/3/2026).

MUSI RAWAS, LENSANUSANTARA.CO.ID – Belasan massa dari Gerakan dari Gerakan Pemuda Kekuatan Pembaharuan (GPKP) gelar aksi di Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Musi Rawas (Mura) Senin (16/3/2026).

Aksi massa dikoordinatori Neka Pratama tersebut berlangsung mulai Pukul 10.30 Wib mendapat pengamanan ketat personil gabungan Polres Mura.

Example 300x600

Massa dalam orasi mempertanyakan pengembalian anggaran kelebihan pembayaran ketidaksesuaian spesifikasi kualitas pekerjaan atas 18 paket belanja modal Rp8.604.170.648,10 diduga belum disetorkan Dinas PU BM Kabupaten Mura ke Kas Daerah.

BACA JUGA :
Zainuri Mendesak Bupati Musi Rawas Segera Lakukan Tabayyun untuk menyelesaikan Polemik di Pasar Muara Beliti

Kemudian pengembalian kas daerah tersebut wajib dibuka ke publik secara transparan tanpa manipulasi.

Selanjutnya massa menuntut Kepala Dinas mengevaluasi dan memberikan sanksi tegas kepada mitra pelaksana proyek yang terlibat.

BACA JUGA :
Operasi Sikat II Musi, Satreskrim Polres Musi Rawas Ringkus Komplotan DPO Kasus Pencurian

Massa juga menuntut Kepala Dinas Mundur dari Jabatan apabila tidak mampu menyelesaikan permasalahan ini.

Menurut Neka, tuntutan yang disampaikan sebagai bentuk kontrol sosial atas kebocoran anggaran daerah Kabupaten Musi Rawas.

Pantauan wartawan di lapangan, lebih dari 30 menit berorasi, Kepala Dinas PU Bina Marga Mura belum juga menemui massa.

BACA JUGA :
Bupati Musi Rawas Harap Koperasi Merah Putih Jadi Motor Penggerak Ekonomi Desa

Pengunjuk rasa mendapat informasi Kepala Dinas sedang WFA dan mengirim utusan untuk menemui massa.

Sementara itu staf Dinas PU Bina Marga Mura Iwan saat menerima massa tidak memberikan klarifikasi. Namun dirinya berjanji akan menyampaikan tuntutan massa kepada pimpinan. (Umami)

error: Content is protected !!