Kesehatan

RSD dr Soebandi Jadi RS Pendidikan Utama, Bupati Jember: Masuk 5 Besar Nasional

1126
×

RSD dr Soebandi Jadi RS Pendidikan Utama, Bupati Jember: Masuk 5 Besar Nasional

Sebarkan artikel ini
Bupati Jember Gus Fawait Saat Pro Gus'e di RSD dr Soebandi, Kamis (23/4/2026).(Foto: Badri/ Lensa Nusantara)

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. Soebandi resmi ditetapkan sebagai Rumah Sakit Penyelenggara Pendidikan Utama berbasis rumah sakit (hospital based) oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Penetapan ini tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/111/2026.

Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan, status baru tersebut menjadi tonggak penting bagi kemajuan sektor kesehatan di daerahnya. Dengan penetapan ini, RSD dr. Soebandi kini memiliki kewenangan mandiri untuk mendidik, melatih, hingga meluluskan dokter spesialis.

Example 300x600

“Ini adalah lompatan besar bagi Jember. Di Jawa Timur, hanya ada dua rumah sakit yang dipercaya negara untuk menjalankan program hospital based ini, yakni RSUD dr. Soetomo Surabaya dan RSD dr. Soebandi,” ujar Fawait saat kegiatan Pro Gus’e di RSD dr. Soebandi, Kamis (23/4/2026) malam.

BACA JUGA :
Bupati Jember Kukuhkan 73 Paskibraka 2024

Ia menegaskan, capaian tersebut bukan sekadar status administratif, melainkan pengakuan atas kualitas sarana prasarana dan sumber daya manusia (SDM) kesehatan di Jember yang dinilai setara dengan fasilitas kesehatan di tingkat provinsi.

“Hanya 13 rumah sakit yang lolos sebagai penyelenggara utama dari total 228 kandidat. RSD dr. Soebandi bahkan menempati peringkat ke-5 Secara nasional.

Di Jawa Timur, kebanggaan ini hanya dimiliki oleh dua instansi, yakni RSUD Dr. Soetomo Surabaya dan RSD dr Soebandi Jember,” paparanya.

BACA JUGA :
Polres Jember Gelar Operasi Semeru 2025, Cipta Keselamatan dan Ketertiban Lalu Lintas

Gus Fawait memaparkan, rumah sakit tersebut saat ini didukung oleh 160 tenaga medis profesional, 66 tenaga ahli di berbagai bidang klinis, serta 31 dokter konsultan tingkat lanjut.

“Saya sendiri sudah menjalani perawatan di sini dan merasakan langsung kualitas layanan yang profesional, komunikatif, serta fasilitas yang memadai. Warga Jember dan Tapal Kuda tidak perlu lagi ke Surabaya untuk mendapatkan layanan spesialis,” katanya.

Meski demikian, ia menegaskan pencapaian tersebut menjadi titik awal untuk target yang lebih besar. Pemerintah Kabupaten Jember menargetkan RSD dr. Soebandi dapat naik kelas dari rumah sakit tipe B pendidikan menjadi tipe A pada 2029.

BACA JUGA :
Satlantas Polres Jember Bagi-bagi Takjil dan Himbau Pengendara Tertib Berlalu Lintas

“Dengan modal SDM yang kuat dan status sebagai RS pendidikan utama, target kita jelas, maksimal 2029 harus sudah menjadi rumah sakit tipe A,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Fawait juga mengapresiasi kinerja dua rumah sakit daerah lainnya, yakni RS Balung dan RS Kalisat, yang dinilai menunjukkan peningkatan layanan dan kinerja keuangan sejak berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

“Transformasi kesehatan di Jember sedang bergerak ke arah positif. Ini akan menjadikan Jember sebagai salah satu pusat layanan kesehatan di wilayah timur Jawa Timur,” ujarnya.