Kesehatan

RSUD Pandega Mengingatkan Tentang Penyakit Hemofilia

1010
×

RSUD Pandega Mengingatkan Tentang Penyakit Hemofilia

Sebarkan artikel ini

Pangandaran, LENSANUSANTARA.CO.ID – Sahabat RSUD Pandega, mengingatkan kita bahwa hemofilia bukan sekadar penyakit langka, tapi sebuah perjuangan nyata yang membutuhkan perhatian, pemahaman, dan dukungan bersama.( Jumat, 17/07/26 )

Di tahun 2026 ini, mari tingkatkan kesadaran tentang pentingnya deteksi dini, akses pengobatan yang merata, serta dukungan bagi para pejuang hemofilia agar mereka dapat hidup sehat, aktif, dan berkualitas.

Example 300x600

Hemofilia adalah gangguan atau kelainan pembekuan darah yang bersifat genetik (diturunkan), di mana tubuh kekurangan protein tertentu yang disebut “faktor pembekuan”. Kondisi ini menyebabkan darah sulit membeku secara normal, sehingga jika terjadi luka atau cedera, perdarahan akan berlangsung lebih lama dibandingkan orang pada umumnya.

BACA JUGA :
“NGOBATAN” Sahabat Pandega Tentang “Kanker Serviks…”

Jenis-Jenis Hemofilia
Penyakit ini dibedakan berdasarkan jenis faktor pembekuan darah yang hilang:

• Hemofilia A: Jenis yang paling umum, terjadi akibat kekurangan Faktor VIII (delapan).

• Hemofilia B: Terjadi karena kekurangan Faktor IX (sembilan).

Gejala Umum
Gejala hemofilia sangat bergantung pada tingkat keparahan kadar faktor pembekuan dalam darah:

• Memar tanpa sebab: Kulit mudah lebam atau memar, bahkan pada cedera ringan.

BACA JUGA :
Nyeri Lutut Saat Kerja, Konsultasikan ke Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi di RSUD Pandega

• Perdarahan Sendi: Sering terjadi bengkak dan nyeri pada sendi lutut, siku, atau pergelangan kaki.

• Luka sulit berhenti: Perdarahan yang berlangsung sangat lama setelah luka atau operasi kecil.

• Mimisan: Terjadi secara spontan dan sulit dihentikan.

• Mengapa Pria Lebih Sering Terkena?
Hemofilia diturunkan melalui kromosom X. Karena laki-laki hanya memiliki satu kromosom X, jika kromosom tersebut membawa gen hemofilia, mereka akan langsung mengidap penyakit tersebut.

Perempuan biasanya hanya menjadi pembawa sifat (carrier) karena memiliki satu kromosom X lainnya yang normal.

BACA JUGA :
Bukan Hoax..!! RSUD Pandega Pangandaran Ingatkan Masyarakat, Virus Nipah Dapat Menular

Penanganan dan Pengobatan
Meskipun saat ini hemofilia belum bisa disembuhkan sepenuhnya, penderita tetap bisa hidup normal dengan penanganan yang tepat:

Terapi Penggantian Faktor: Memberikan suntikan faktor pembekuan darah yang hilang secara rutin atau saat terjadi perdarahan.

• Pencegahan Cedera: Menghindari aktivitas fisik berat yang berisiko tinggi menyebabkan benturan atau luka.

• RICE: Pertolongan pertama saat terjadi perdarahan pada sendi atau otot, yaitu Rest (istirahat), Ice (kompres es), Compression (tekanan), dan Elevation (pengangkatan area luka). ( N.Nurhadi ,)