Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID – SMKN 3 Bondowoso kembali menggelar prosesi Farewell Party ke-XX atau juga dikenal dengan nama Purnawiyata tahun ajaran 2025/2026 dengan suasana yang penuh khidmat dan kental akan nuansa patriotisme.
Suasana haru biru tersebut salah satunya pada satu momen yang berhasil mencuri perhatian dan membuat bulu kuduk merinding seluruh hadirin yang datang.
Ada yang berbeda pada prosesi tahun ini, selain penyerahan ijazah dan pengalungan slayer wisuda, setiap wisudawan diwajibkan melakukan prosesi sakral: hormat dan mencium bendera merah putih sebagai simbol kesetiaan pada tanah air sebelum mereka terjun ke dunia industri dan masyarakat.
Kepala SMKN 3 Bondowoso Daris Wibisono Setiawan dalam sambutannya menyampaikan pesan mendalam bahwasannya Ijazah bisa mengantarkan ke pintu gerbang pekerjaan, tapi karakter dan rasa cinta tanah airlah yang akan menjadi penjaga agar bisa tetap berdiri tegak dengan integritas.
“Jangan pernah lupakan akar kalian, jangan pernah lupakan almamater, setinggi apapun kesuksesan yang kalian raih, kalian tetaplah putra-putri bangsa yang berutang budi pada tanah air” ujar Daris heroik.
Pantauan awak media di Lokasi kegiatan Farewell Party, satu per satu siswa maju dengan langkah tegap, di hadapan Sang Saka Merah Putih mereka memberikan hormat setinggi-tingginya lalu menunduk khidmat untuk mencium kain bendera tersebut. Sontak banyak sekali isak tangis pecah di tengah kesunyian aula saat lagu Tanah Airku dan Bagimu Negeri ikut mengalun pelan sebagai latar musik.
Hal senada juga disampaikan Wakil Kepala SMKN 3 Bondowoso bidang kurikulum Luluk Maslukhah yang menegaskan bahwa di era globalisasi ini, tantangan bagi lulusan SMK sangatlah berat, dengan prosesi hormat dan mencium bendera, diharapkan para lulusan memiliki integritas dan rasa cinta tanah air yang akan menjaga mereka dari pengaruh negatif saat sudah bekerja atau merantau nanti.
“Ini bukan sekadar seremonial. Kami ingin anak-anak berangkat dari sekolah ini tidak hanya membawa ijazah dan keahlian, tapi juga karakter nasionalisme yang kuat,” ujar Luluk.
Tak heran jika banyak orang tua siswa yang hadir tak kuasa menahan air mata melihat putra-putri mereka melakukan aksi tersebut. Acara Farewell Party SMKN 3 Bondowoso tahun ini faktanya sukses meninggalkan kesan mendalam, sebuah pesan kuat tersampaikan bahwa sejauh apa pun mereka melangkah mengejar karier, sang saka merah putih akan selalu tetap di hati.














