Kesehatan

RSD Balung Perkuat Layanan Kesehatan, Warga Jember Makin Mudah Berobat Gratis Lewat UHC

1670
×

RSD Balung Perkuat Layanan Kesehatan, Warga Jember Makin Mudah Berobat Gratis Lewat UHC

Sebarkan artikel ini
Direktur RSD Balung dr Andre Saat Menyampaikan Layanan Kesehatan Gratis di Program Bunga Desaku, Minggu (28/6/2026).

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Rumah Sakit Daerah (RSD) Balung menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan seluruh masyarakat Kabupaten Jember kini telah menikmati layanan berobat gratis melalui program Universal Health Coverage (UHC).

Komitmen tersebut disampaikan Direktur RSD Balung, dr. Andre Kusuma, Sp.BS, saat mengikuti kegiatan Program Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan (Bunga Desaku) di Kecamatan Sukorambi, Minggu (28/6/2026).

Example 300x600

dr. Andre mengatakan, program UHC yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember Muhammad Fawait menjadi langkah besar dalam memberikan jaminan akses layanan kesehatan bagi seluruh warga yang memiliki KTP Jember.

BACA JUGA :
13 Dokter Peserta PIDI Jalani Orientasi di RSD Balung Jember

“Melalui program UHC, seluruh masyarakat yang memiliki KTP Jember dapat memperoleh pelayanan kesehatan secara gratis. Agar masyarakat tidak hanya mendapatkan layanan gratis, tetapi juga pelayanan yang cepat, aman, dan berkualitas,” ujar dr. Andre.

BACA JUGA :
RSD Balung Hadir di Bunga Desaku Mini, Sosialisasikan UHC Berobat Gratis Hingga Klinik PMI

Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan bahwa layanan kesehatan gratis berlaku bagi seluruh warga Jember.

“Program tersebut mencakup pelayanan bagi ibu hamil yang akan melahirkan, pasien rawat jalan, hingga masyarakat yang membutuhkan penanganan darurat,” katanya.

Dengan program UHC ini, seluruh masyarakat Jember bisa mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis di puskesmas, klinik, maupun rumah sakit daerah.

BACA JUGA :
Meriahkan HKN ke-59, RSD Balung Jember Gelar Turnamen Badminton

Meski demikian, terdapat beberapa kondisi yang tidak ditanggung dalam program UHC, di antaranya kasus yang timbul akibat perkelahian (carok), ledakan petasan (mercon), dan penyalahgunaan narkoba,” tegas Gus Fawait.

”Ia juga mengajak para guru ngaji, ketua pengajian, untuk terus memberikan penyuluhan kepada masyarat,” pungkasnya.