Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan di Dusun Bunder, Desa Sumberpinang, Kecamatan Pakusari, Rabu (8/7/2026). Kegiatan ini merupakan distribusi air bersih tahap keempat selama masa siaga darurat bencana kekeringan.
Kepala BPBD Jember, Edy Budi Susilo, mengatakan Distribusi dilakukan bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Jember dengan menyalurkan sebanyak 4.000 liter air bersih ke empat tandon yang telah disediakan di lokasi terdampak.
“Berdasarkan hasil asesmen Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD pada 1 Juli 2026, musim kemarau menyebabkan sebagian besar warga di Dusun Bunder mengalami kesulitan memperoleh air bersih,” menurutnya.
Sebagian sumur warga mengalami penurunan debit air, sementara sumur lainnya menghasilkan air keruh bercampur lumpur sehingga tidak layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
“Di sisi lain, sumber air berupa sumur bor yang berjarak sekitar 600 meter dari permukiman belum dapat dimanfaatkan karena belum tersedia jaringan pipa dan meteran listrik,” jelasnya.
Sebanyak 125 kepala keluarga terdampak kekeringan, terdiri atas sekitar 45 kepala keluarga di RT 02/RW 13 dan 80 kepala keluarga di RT 03/RW 13.
“Penyaluran bantuan air bersih dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Jember Nomor 100.3.3.2/206/1.12/2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026, serta surat permohonan dari Pemerintah Desa Sumberpinang,” ungkapnya.
Tim BPBD bersama PMI berangkat menuju lokasi pada pukul 09.30 WIB dan mulai mendistribusikan air bersih setibanya di lokasi. Selain mengisi tandon, bantuan juga disalurkan langsung kepada warga yang membutuhkan. Seluruh rangkaian kegiatan selesai pada pukul 13.00 WIB dan berlangsung dengan aman serta lancar.
“BPBD Jember merekomendasikan distribusi air bersih terus dilakukan setiap dua hari sekali, dengan kapasitas sekitar 4.000 liter untuk memenuhi kebutuhan warga hingga kondisi sumber air kembali normal,” tuturnya.














