Advertorial

Pisowanan Ageng Jadi Refleksi DPRD Blitar, Sejarah dan Budaya Jadi Fondasi Pembangunan

0
×

Pisowanan Ageng Jadi Refleksi DPRD Blitar, Sejarah dan Budaya Jadi Fondasi Pembangunan

Sebarkan artikel ini

BLITAR, LENSANUSANTARA.CO.ID – Prosesi Pisowanan Ageng dalam rangka Hari Jadi ke-702 Kabupaten Blitar menjadi momentum bagi DPRD Kabupaten Blitar untuk merefleksikan perjalanan daerah sekaligus memperkuat arah pembangunan.

Pimpinan dan anggota DPRD mengikuti prosesi tersebut pada Rabu (5/8/2026). Ketua DPRD Kabupaten Blitar Supriadi mengatakan, nilai sejarah, budaya, kebersamaan, dan gotong royong perlu terus dijaga dalam pembangunan daerah.

Example 300x600

Menurut Supriadi, peringatan hari jadi tidak semestinya berhenti pada kegiatan seremonial. Momentum tersebut harus menjadi bahan evaluasi agar pembangunan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat.

BACA JUGA :
Jumadi Ajak Seniman di Blitar Menjaga Warisan Budaya untuk Generasi Mendatang

“Pisowanan Ageng ini menjadi momentum menghormati warisan budaya leluhur. Bagi kami di DPRD, nilai-nilai tersebut menjadi pengingat bahwa dalam menjalankan amanah rakyat, kita harus tetap berpegang pada semangat kebersamaan dan gotong royong,” ujar Supriadi.

Hari Jadi ke-702 Kabupaten Blitar mengusung tema “Manggih Raharja, Blitar Kuncara”, yang bermakna rakyat sejahtera dan Blitar berjaya. Supriadi menilai tema itu harus diterjemahkan melalui kebijakan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA :
Dukung Sektor Pertanian, Rijanto- Beky ikut Panen Padi di Wlingi dan Selopuro Blitar

Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, pertanian, pariwisata, serta pemberdayaan UMKM juga menjadi bagian penting pembangunan.

DPRD, kata Supriadi, akan menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan untuk memastikan kebijakan daerah tetap berpihak pada kepentingan masyarakat.

BACA JUGA :
Bupati Blitar Resmikan Kendaraan Operasional UPT SDN Nglegok, Berikut Pesan yang Disampaikannya

“Rakyat sejahtera bukan sekadar slogan, tetapi harus diwujudkan melalui program kerja yang benar-benar dirasakan manfaatnya,” tegasnya.

Supriadi juga mengajak generasi muda mengenal sejarah dan budaya daerah. Menurutnya, warisan masa lalu dapat menjadi pijakan untuk membangun Kabupaten Blitar yang maju tanpa kehilangan identitas dan karakter daerah.(Adv/arif)