Kaimana, LENSANUSANTARA.CO.ID – Kontingen Pesparawi Kabupaten Kaimana, setelah mengikuti Lomba paduan Suara Gerejawi (Pesparawi ) Ke XIII Se Tanah Papua Tingkat Propinsi Papua Barat Tahun 2021, yang telah dilaksanakan 17-28 Februari 2021 lalu,dan telah menyabet enam piala, ke enam piala tersebut masing –masing diraih oleh ketegori lomba (PSA),(PSSP),(PSDC), Solo Remaja dan Solo Anak 7-9 Tahun sehingga kelima ketogori ini mendapat Champion, sedangkan satu piala lainya merupakan piala bergilir yang di raih oleh kontingen Pesparawi Kaimana, setelah sebelumnya piala tersebut di pegang oleh kabupaten sorong selatanpada iven pesparawi ke XII di kabupaten kaimana pada tahun 20217 lalu.
Dari pantauan Wartawan, Pengurus LPPD, bersama Panitia Lokal dan kontingen Pesparawi XIII Kaimana, saat menjemput ke enam piala tersebut di bandara utarum kaimana yang di bawah melalui pesawat komersial Wings Air pada Rabu (3/3/2021) tepatnya Pukul 08.00 Wit, terlihat jelas a rasa Penuh suka cita dan kegembiraan yang mencuat dari seluruh pengurus dan kontingen pesparawi kaimana.
Setelah ke enam piala tersebut di jemput di bandara udara utarum kaimana, seluruh kontingen dan pengurus LPPD bersama Panitia Lokal arak-arakan mengelilingi kota kaimana dengan ke enam piala tersebut dan langsung kembali menuju gedung pertemuan kroy kaimana duntuk selanjutnya dilakukan ibadah syukur bersama dan foto bersama dengan ke enam pila tersebut.
Ketua LPPD Pesparawi Kabupaten Kaimana, Fredy Susanto Zaluchu,S.STP, M.Si, memberikan apresiasi kepada seluruh pengurus LPPD, Para Pelatih, Panitia Lokal dan kotingen Pesparawi kaimana, sereta seluruh masyarakat kaimana yang telah mendukung lewat Doa, sehingga hasinya dapat di raih oleh kongtingen Pesparawi Kaimana.
“saya berikan apresiasi kepada seluruh pengurus, baik itu pengurus LPPD, Pelati , panitia lokal dan seluruh adik-adik peserta pesparawi kaimana , kemudian apresiasi yang sama juga saya berikan kepada seluruh masyarakat kaimana yang telah menopang kami lewat Doa sepajang peserta sejak awal latihan hingga pada saat tampil dan merai juara umum ini,”pungkasnya.
Sebagai Ketua LPPD Kaimana, Fredy Zaluchu, berharap kepada seluruh peserta pesparawi kaimana dan juga pengurus bahwa kemenagan yang telah di dapatkan, agar tetap di pertahankan.
“kami berharap agar keberhasilan yang telah kita dapatkan ini, akan di pertahankan terus, kemudian ini juga menjadi motivasi bagi peserta sendiri maupun kepada adik-adik pemuda pemudi gereja agar kedepan nantinya bagi mereka yang tidak terlibat dalam peserta ini, ,ereka bisa mengikuti seleksi di iven-iven berikutnya,”harapnya.
Sementara Dodi Aninam, Salah satu Peserta Pesparawi Kaimana, yang tergabung dalam pesertayang tampil mengikuti dua kategori lomba Paduan Suara Yaitu (PSDC) dan(PSSP), kepada wartawan mengakui bahwa dirinya sangat bang, serta gembira tetapi juga bersyukur kepada Tuhan.
“jujur saja, saya sangan bangga bercampur haru, karena saya dan teman-teman sudah memberikan yang terbaik kepada Tuhan melalui talenta dan bakat yang tuhan berikan kepada kami, sehingga kerja keras dan usaha serta doa kami, Tuhan telah mengabulkanya, melalui hasil yang kita peroleh dan persembahkan untuk pemerintah daerah kabupaten kaimana maupun seluruh masyarakat kaimana,” ungkapnya.
Dodi Aninam berharap bahwa apa yang telah di raih saat ini akan menjadi motivasi dan semangat kepada seluruh peserta pesparawi kusunya kabupaten , sehingga kedepan bukan saja enam piala, tetapi bila perlu di semua kategori lomba.
“Harapan saya bahwa apa yang telah kita raih sekarang ini, agar dapat menjadi motivasi bagi ade-ade, pemuda pemudi gerejawi di kaimana, sehingga bagi mereka yang minatnya ingin bergabung di dunia paduan suara gerejawi semakin bertambah bila perlu bukan hanya di kota melainkan sampai di kampung kampung , karna kita tau bersama dalam iven kemrin salah satu mata lombah itu adalah etnik, mungkin saja dengan apa yg kita raih bisa membuat semangat dari masyarakat di kampung untuk dapat bersama-sama mengambil bagian dalam katagori etnik atau pun paduan suara itu sendiri, mungkin itu harapan dari saya,” haranya.(Lks)








