Rumah Makan Sengon Probolinggo Ludes Dilalap Si Jago Merah

  • Bagikan
Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah SMSI-MURI-C-1.png

Lensanusantara.net Probolinggo Selasa malam, (28/01) sebuah rumah makan,yang dikenal dengan nama sengon di Desa Karanganyar Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo ludes dilalap si jago merah.

Informasi yang berhasil dihimpun oleh wartawan lensanusantara.net rumah makan sengon itu milik Mahfud warga Desa Karanganyar Kecamatan Paiton Kabupaten Probolinggo.

Lutfi Irawan (30) salah satu saksi Menyampaikan Sumber api diduga berasal dari arah sebelah pojok dapur “seketika api sudah langsung membesar, dan merembet ke semua bangunan mas,” ujar Lutfi Irawan, salah satu saksi yang ada di Lokasi

BACA JUGA :  Ketua dan Pengurus KTNA Kecamatan se-Kabupaten Kampar Resmi Dilantik

Dalam insiden kebakaran ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, “kalau korban jiwa tidak ada mas, namun kerugian ditaksir jutaan rupiah mas, karena semua isi bangunan ludes mas”. Ujar Lutfi.

Hal senada juga disampaikan oleh Zainul Rifan (24) saksi mata lainnya, “Sebelumnya api masih kecil, dan dalam waktu singkat api sudah menguasai semua bangunan,” Ucapnya kepada wartawan lensanuantara.net

BACA JUGA :  Pamhut Mantingan Beraksi Hadang Mobil Angkut Kayu

Laki – laki dengan jaket coklat itu juga mengungkapkan, para warga bahu membahu untuk memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun api semakin memberingas dan membuat seluruh isi bangunan di lalap si jago merah.

“Baru setelah satu jam kemudian, mobil pemadam kebakaran milik pemkab Probolinggo tiba dilokasi, sebelumya warga berusaha memadamkan api dengan alat seadanya mas, ada yang menggunakan abu, ada yang mengambil air dengan timba yang ada di TKP mas,” Pungkasnya.

BACA JUGA :  Cegah Covid-19 Pemerintah Desa Taman Bersama Babinsa Terus Lakukan Penyemprotan Disinfektan Ke Rumah Warga

Akibat dari terjadinya kebakaran itu, membuat arus lalu lintas dari Surabaya menuju Situbondo dan sebaliknya mengalami sedikit kemacetan,dikarenakan banyaknya pengendara yang berhenti dan warga sekitar melihat dan merekam kejadian itu melalui kamera ponsel mereka guna diabadikan.Kerugian ditafsir sekitar Ratusan Juta Rupiah.

Reporter : Yusuf

Editor : Mareta

Publikasi : Yadi

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan