Kementrian PUPR dan Balai Besar Cipta Karya, Membantu Korban Banjir Bandang Ijen Bondowoso

  • Bagikan
Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah SMSI-MURI-C-1.png

Bondowoso, Perwakilan kementrian PUPR datang menemui Bupati Bondowoso KH. Salwa Arifin di pendopo Bupati. Kamis, 30/01/2020.

Bupati melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Bondowoso, Syaifullah, SE. MSi. menyampaikan bahwa kedatangan tim Kementrian PUPR dan balai besar Cipta Karya untuk membantu penanganan bencana di Ijen.

“Alhamdulillah utusan dari Kementrian PUPR dan Balai Besar Cipta Karya sudah sampai malam ini untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana banjir bandag di Kecamatan Ijen,”ungkapnya.

BACA JUGA :  Keseriusan Pemerintah Terkait Masalah Virus Covid-19, Dandim 0822 bersama Forkopimda Kab. Bondowoso Vidcon dengan Gubernur Jawa Timur

Berkat perhatian Pemerintah Provinsi yang telah mengutus Kementrian PUPR untuk memberikan bantuan kepada terdampak banjir bandang di ijen, Bupati melalui Sekda meyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mengorbankan waktu, tenaga, pikiran dan materi dalam menangani bencana di Bondowoso.

“Sangat luar biasa ibu gubernur menyampaikan kepusat dan pusat langsung menanggapi malam ini sudah sampai beserta peralatanya”, Ungkap Sekda. Kamis, 30/01/2020.

BACA JUGA :  Dandim 0822 bersama Forkopimda Kab. Bondowoso Rapat Koordinasi Gugus Tugas Penanganan Covid - 19

Menurut Sekda bantuan yang diberikan sangatlah tepat sasaran yang sesuai dengan tupoksinya masing – masing.

“Sesuai dengan tupoksinya kalau yang Cipta Karya itu yang menangani air bersih, kalau yang PUPR menangani perbaikan jalan dan jembatan”, Tambahnya.

Ditempat yang sama PLT Kepala PUPR Bondowoso, H. Munandar menyampaikan bahwa kedatangan tim Kementrian PUPR sifatnya bukan survey lagi, namun langsung akan bekerja sesuai dengan kemampuannya.

BACA JUGA :  FORKAB JATIM Mendukung Langkah KPK yang Memberhentikan 56 Pegawai

“Ini bukan survey jadi tim datang sudah membawa alat berat dan perlengkapanya untuk memperbaiki jalan atau jembatan dan infrastruktur lainya”, Jelasnya.

Dikatakan bahwa bahwa kebutuhan air bersih menjadi kepentingan pokok utama yang sangat mendesak dilokasi terdampak bencana.

“Kebutuhan air bersih juga sangat mendesak di lokasi, dari Cipta Karya sudah menyediakan 2 tangki Air, Sekarang sudah parkir di kantor PDAM, besok akan langsung bekerja”, Tambahnya. (Arik)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan