BeritaDaerah

Satu Kades di Tanjab Timur Angkat Bicara Terkait Berkurangnya Kuota Gas Bersubsidi di Wilayahnya

74
×

Satu Kades di Tanjab Timur Angkat Bicara Terkait Berkurangnya Kuota Gas Bersubsidi di Wilayahnya

Sebarkan artikel ini

Tanjung Jabung Timur, LENSA NUSANTARA – Kurangnya pasokan akan kebutuhan gas elpiji ( LPG ) 3kg bersibsidi di desa sungai itik , kecamatan sadu kabupaten tanjung jabung timur , provinsi jambi membuat pihak pemerintah desa harus ikut angkat bicara .

Example 300x600

Zainir Havies. M, SH. selaku kepala desa sungai itik mengatakan bahwa kuota gas LPG di Desa Sungai Itik dulunya mendapat jatah kuota perminggu sebanyak 500 tabung namun saat ini berkurang menjadi kurang lebih 300 tabung dengan alasan kuota tabung di agen pangkalan juga berkurang karena desa dan kecamatan lain juga banyak yang membutuhkan .

” Dulunya jatah kuota di sini sebanyak 500 tabung tapi sekarang berkurang dan di Desa Sungai Itik tidak ada penambahan pangkalan baru, kalau pangkalan di sini ada satu, di sungai lokan ada satu begitu juga di Desa Sungai Jambat, “jelas Kades saat dikonfirmasi awak media , Selasa (8/9/2020).

Selanjutnya havies mengatakan , ” Menurut kontrak, awalnya jatah kuota untuk Desa Sungai Itik sebanyak 500 tabung, karena syarat menjadi pangkalan gas harus memiliki tabung kosong sebanyak 500 tabung , baru bisa menjadi pangkalan.

Dikatakannya pula, waktu adanya pengurangan kuota LPG 3 kg, dengan tegas Kades mengatakan tidak ada koordinasi dari pihak terkait ” .

” Kalau pada saat pengambilan kita cuma diberi 300 tabung, ya mau di apakan, kita tidak bisa berbuat apa-apa, dan menurut informasi dari pihak pangkalan disini, awalnya dapat 500 tabung, tapi pada saat adanya pengurangan tidak ada diberi tahu . imbuhnya

” Dengan adanya pengurangan kuota gas LPG di Desa Sungai Itik, justru makin memperparah sulitnya akan kebutuhan gas di wilayahnya , yang awalnya 500 tabung terkadang masih mengalami kekurangan , apalagi saat ini cuma sekitar 300 tabung ” . imbuh havies .

” kalau bisa kuota untuk Desa Sungai Itik agar kiranya di tambah, walaupun tidak bisa ditambah tetaplah dengan 500 tabung dan jangan ada pengurangan ” harapnya .

Penulis : Bambang Hermanto .

Tinggalkan Balasan