Lensa Nusantara
Berita Bondowoso

Syarat Jadi Ketua IKA PMII Bondowoso Maharnya Rp 5 Juta, Begini Pengakuan Panitia Muscab

Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID – Adanya syarat pendaftaran bagi calon ketua Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) Bondowoso harus membayar biaya sebesar Rp 5 Juta. Hal itu dimuat oleh panitia Muscab pada pengumuman pendaftaran.

Adanya Mahar 5 juta tersebut dibenarkan oleh panitia Musyawarah Cabang (Muscab) II IKA PMII Bondowoso.

“KAS (biaya daftar) masuk pada rekening IKA, tidak masuk ke panitia, jadi sepenuhnya menjadi Kasnya IKA,” akuiĀ  salah satu panitia kepada lensanusantara.co.id Jumat, (3/9/2021). Via selelurnya.

BACA JUGA :  Kades Pandak Kec.Klabang Bersama Komunitas Mantan Mafia Bondowoso Bagi Takjil Menjelang Buka Puasa

Dia juga menegaskan bahwa, menjadi ketua IKA PMII tidak harus bayar, siapapun berhak dipilih dan manjadi ketua.

Sebelumnya, kebijakan panitia muscab yang mengharuskan membayar 5 juta menuai kritik dari beberapa alumni PMII.

Salah satu alumni PMII yakni Sahlawi Zain mengatakan, bentuk-bentuk panitia Muscab yang melampaui batas kewenangan diantaranya membuat mekanisme aturan yang tidak ada di dalam AD/ART IKA PMII.

“Lampaui batas kewenangan seperti, membuat aturan pembatasan kuota masing perguruan tinggi dan universitas, aturan deadline waktu pendaftaran calon ketua dan mahar pendaftaran Rp 5 juta untuk bakal calon,” ucap Sahlawi pada Selasa (2/9) lalu.

BACA JUGA :  Advokasi Desa Siaga TBC Kabupaten Karawang, Gerakan bersama Menuju Eliminasi TBC Tahun 2030

Dia menambahkan, mahar Rp 5 Juta bagi pendaftar merupakan bentuk nyata  mengebiri dan menutup hak-hak kader alumni PMII yang memiliki keinginan mengabdi ikut serta mendaftarkan diri sebagai calon ketua IKA PMII Bondowoso.

“Tidak semua kader alumni memiliki kemampuan finansial. Boleh jadi tidak memiliki kemampuan finansial, tapi kemampuan leadership justru lebih mumpuni,” kata Sahlawi yang juga anggota DPRD Bondowoso itu.

BACA JUGA :  Gelar Aksi Kemanusiaan, HMPS-IAN/UMMU Ternate Berikan Bantuan Korban Gempa kepada Warga Halmahera-Selatan

Ia mengatakan, tugas panitia hanya sebagai penyelenggara Muscab, bukan malah membuat aturan di luar kewenangannya. Apalagi membuat batasan peserta sidang hanya 40 orang, bahkan menentukan kuota di masing-masing perguruan tinggi.

“Kita bertanya aturan mana ini yang dijadikan landasan. Ini jelas mengebiri hak-hak alumni muda IKA PMII yang tinggal di Bondowoso yang berjumlah ratusan,” pungkasnya. (*/ubay)