Berita

Diduga Pasien Meninggal Akibat Kelalaian RS Balung Jember, Keluarga Minta Pertanggungjawaban

312
×

Diduga Pasien Meninggal Akibat Kelalaian RS Balung Jember, Keluarga Minta Pertanggungjawaban

Sebarkan artikel ini
Kabupaten Jember
Keluarga Korban Tonaji Datangi RS Balung, Senin (9/1/2023). (Foto: Badri/ LensaNusantara)

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Keluarga pasien Tonaji mendatangi Rumah Sakit Balung untuk meminta pertanggungjawaban yang diduga kelalaian menyebabkan meninggal dunia, Senin (9/1/2023).

Moch Rosul salah satu keluarga Tonaji mengungkapkan, kami mewakili keluarga pak Tonaji mendatangi Direktur RS Balung meminta pertanggungjawaban.

Example 300x600

“Oleh sebab itu, kasus pak Tonaji karena kelalaiannya menyebabkan meninggal dunia,” kata Rosul.

BACA JUGA :
TP PKK Kelurahan Bintoro di Jember Mewakili Duta SILORA, Dapatkan Predikat Terbaik se-Indonesia

Selanjutnya, Jawaban pihak RS Balung masih mau musyawarah dulu masih menunggu 1 minggu hasilnya.

“Kita lihat saja nanti jawaban ibu Direktur, kemudian tampak menemui kita Direktur Nurullah, dr. Afif, Forensik dan lainnya,” tambahnya.

Di tempat yang sama Fuadi menanggapi, pihak RS Balung belum bisa memberikan jawaban terkait yang di minta oleh pihak keluarga Alm Tonaji.

BACA JUGA :
HUT Yonarmed 8/UY ke-63, Kontingen RSD Balung Jember Mengikuti Uddhata Fun Run 2023

“Meminta waktu permasalahan ini 3 hari sampai 7 hari, pihak RS Balung bisa memberikan kejelasan tanpa adanya hal yang tidak menginginkan ini menyangkut pelayanan kedepannya,” terangnya.

Kalau memang arahnya fatal, pihaknya meminta agar Rumah Sakit Balung benar – benar harus di perbaiki.

Fuad menambahkan, “Pihak pimpinan dari Rumah Sakit sendiri, bisa memberikan tindakan tegas terhadap pegawainya,” tegasnya.

BACA JUGA :
Camat Patrang Proses Pelayanan dan Pengambilan e-KTP di Jember, Ini Penjelasannya

Direktur Rumah Sakit Balung dr. Nurullah menyampaikan melalui telpon WhatsApp, pihaknya sudah menjelaskan terkait permasalahan, juga di sampaikan oleh dr. Afif melakukan kroscek lebih dalam terkait keluhan baru yang di sampaikan oleh keluarga pak Tonaji.

“Kami akan segera melakukan silaturahmi dengan keluarga pak Tonaji, insyaallah hari Rabu paling lambat 7 hari dari sekarang,” tuturnya (Dri)