Advertorial

Ketua TP PKK Bacakan Puisi “Sampang Engkaulah Jantungku” saat Pagelaran Panggung Budaya Madura

172
×

Ketua TP PKK Bacakan Puisi “Sampang Engkaulah Jantungku” saat Pagelaran Panggung Budaya Madura

Sebarkan artikel ini
Ketua TP PKK Sampang
Ketua TP PKK Sampang Hj Mimin Slamet Junaidi saat membacakan puisi. (Foto : Prokopim Pemkab)

Sampang, LENSANUSANTARA.CO.ID – Ketua TP PKK Sampang Hj. Mimin Slamet Junaidi menghadiri Panggung Budaya Madura di Alun-alun Trunojoyo, Kabupaten Sampang. Selasa (26/12/2023).

Selain itu, Ketua TP PKK Sampang juga membacakan puisi karyanya yang berjudul “Sampang Engkaulah Jantungku“.

Example 300x600

Dengan penuh khidmat dan ekspresi, puisi yang menceritakan tentang kecintaan terhadap Kabupaten Sampang membawa para penonton yang hadir terhanyut dalam suasana.

BACA JUGA :
Ketua TP PKK Jember Resmikan Festival Anggrek, Ning Ghytha: Bunga Anggrek Simbol Kecantikan

Hadir juga dalam kesempatan tersebut Kepala Satpol PP Sampang, Perwakilan Kepala Disporabudpar Sampang, Dewan Kesenian Sumenep dan Pamekasan.

Kegiatan tersebut digelar untuk mempromosikan dan melestarikan warisan budaya Madura menampilkan tradisi dari empat Kabupaten di Madura.

Dari Kabupaten Sampang menampilkan Daul Dug – Dug Lanceng Pejjungan, Daul Combo Dualas Bersatu dan Putra Panglima serta Teater Budaya dan penampilan spesial puisi yang akan dibacakan Ketua TP PKK Sampang.

BACA JUGA :
Ketua TP PKK Pasuruan Kunjungi Desa-desa Calon Kampung Pancasila

Kemudian Kabupaten Pamekasan menampilkan Sanggar Makan Ati dan Kabupaten Bangkalan Sanggar Tarara dan yang ditunggu-tunggu penampilan Daul Dug Dug Gong Mania dari Kabupaten Sumenep.

Pantauan di lapangan, penampilan berbagai kesenian tradisional tersebut menarik perhatian masyarakat Sampang yang antusias dan tumpah di sekitar Alun-alun Trunojoyo.

Ketua TP PKK Sampang Hj. Mimin Slamet Junaidi mengapresiasi digelarnya Panggung Budaya Madura yang telah rutin digelar setiap tahun di Kota Bahari.

BACA JUGA :
Ponakan Diduga Aniaya Pamannya di Pamekasan Karena Menegur Saat Telfonan Dekat Bapaknya yang Sakaratul Maut

“Ini kegiatan rutin tahunan yang dapat dijadikan wadah bagi seniman untuk mempersembahkan karya-karya mereka kepada penonton, menyajikan keindahan dan kekayaan budaya yang dimiliki oleh suatu masyarakat,” ungkapnya.

Selain itu, panggung budaya juga bisa menjadi ajang pertemuan dan pertukaran budaya antar komunitas sehingga dapat saling menjaga tradisi Madura. (*)