Berita

Bupati Sidoarjo Pantau Evakuasi Korban Runtuhnya Mushola Ponpes Al-Khoziny

1952
×

Bupati Sidoarjo Pantau Evakuasi Korban Runtuhnya Mushola Ponpes Al-Khoziny

Sebarkan artikel ini
Foto Bupati saat tnjau Dapur umum yang disiapkan Pemkab Sidoarjo menyediakan 1.500 porsi makanan bagi relawan, tim penyelamat, dan keluarga korban.

Sidoarjo, LENSANUSANTARA.CO.ID – Proses evakuasi korban runtuhnya bangunan mushola di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, masih terus berlangsung hingga Selasa (30/9/2025).

Ratusan personel gabungan dari BPBD Jawa Timur, BPBD Sidoarjo, TNI-Polri, relawan, dan berbagai unsur lainnya dikerahkan untuk mempercepat penyelamatan para santri yang terjebak reruntuhan sejak Senin sore.

Example 300x600

Berbagai peralatan berat digunakan untuk mengangkat material beton, sementara tenaga medis siaga di lokasi untuk menangani korban luka. Dukungan logistik juga terus mengalir, termasuk pembukaan dapur umum yang menyediakan hingga 1.500 porsi makanan setiap harinya.

BACA JUGA :
Wakil Bupati Sidoarjo Bersama Gubernur Jatim dan Kepolisian Pimpin Panen Raya Jagung 2026

Bupati Sidoarjo, H. Subandi, bersama Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol. Christian Tobing, kembali meninjau lokasi kejadian pada Selasa pagi. Ia memastikan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam dan terus mengerahkan segala sumber daya demi mempercepat proses evakuasi.

“Kita tidak henti-hentinya mengerahkan tenaga, dari BPBD provinsi Jawa Timur dan kabupaten terus bahu-membahu mengevakuasi korban,” ujarnya.

BACA JUGA :
Ketua DPRD Sidoarjo Pimpin Upacara Hari Santri 2025, Ajak Santri Kawal Indonesia Menuju Peradaban Dunia

Selain pemantauan di lapangan, Subandi menegaskan bahwa dukungan medis dan logistik sudah disalurkan. Posko darurat telah berdiri untuk membantu keluarga korban, sementara tim medis bersiaga untuk menangani para santri yang mengalami luka-luka.

Bupati Subandi juga memberikan jaminan bahwa seluruh biaya pengobatan korban akan ditanggung pemerintah.

“Terkait biaya pengobatan, keluarga korban tidak perlu khawatir. Jika dirawat di rumah sakit swasta akan dicover provinsi, dan jika dirawat di rumah sakit kabupaten akan dicover Pemkab Sidoarjo,” tegasnya.

BACA JUGA :
Jalan Kureksari–Kepuhkiriman Sidoarjo Diperkuat Beton, Warga Waru Bernapas Lega

Lebih lanjut, Subandi menambahkan bahwa Pemkab Sidoarjo terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan terbaik. Ia berharap proses evakuasi segera rampung sehingga korban bisa segera memperoleh perawatan maksimal di rumah sakit.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih berupaya menyingkirkan material reruntuhan untuk memastikan tidak ada korban lain yang tertinggal.