Pemerintahan

Bupati Pangandaran Lakukan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026: Seluruh Lapisan Masyarakat Agar Ikut Sukseskan Sensus Ekonomi

1707
×

Bupati Pangandaran Lakukan Pencanangan Sensus Ekonomi 2026: Seluruh Lapisan Masyarakat Agar Ikut Sukseskan Sensus Ekonomi

Sebarkan artikel ini
( Bupati Pangandaran Hj Citra Fitriyami Laksanakan Apel Siaga Pencanangan Sensus Ekonomi 2026)

Pangandaran, LENSANUSANTARA.CO.ID – Langkah besar untuk memotret peta perekonomian di Pangandaran resmi dimulai. Bertempat di Pendopo Bupati pada hari Senin tanggal 15 -06 -2026, Pemerintah Kabupaten Pangandaran secara terbuka menyatakan dukungan penuh terhadap jalannya Sensus Ekonomi 2026 atau disebut SE2026.

Dalam agenda Apel Siaga Pencanangan Pelaksanaan SE2026, Bupati Pangandaran, Hj. Citra Fitriyami menyampaikan “ bahwa sensus ini merupakan sebuah kegiatan strategis Nasional. Data yang dikumpulkan akan menjadi kompas utama dalam menentukan arah kebijakan pembangunan ke depan”.

Example 300x600

Pada acara yang dihadiri langsung oleh Kepala BPS Kabupaten Pangandaran dan jajaran, Sekda, Staf Ahli, Para Asisten, Kepala OPD, Camat, hingga Kepala Desa se-Kabupaten Pangandaran, Citra menegaskan “Sensus Ekonomi 2026 bertujuan memperoleh data dan informasi yang lengkap, akurat, dan mutakhir mengenai seluruh kegiatan usaha di Indonesia”. Ucapnya.

BACA JUGA :
RSUD Pandega Pangandaran Tingkatkan Pelayanan Kesehatan yang Cepat dan Mudah

“Data yang dihasilkan akan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan ekonomi, perencanaan investasi, pemberdayaan UMKM, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,”

Mengingatkan bahwa kesuksesan agenda besar sepuluh tahunan ini tidak bisa hanya dibebankan kepada Badan Pusat Statistik (BPS) semata. Diperlukan partisipasi aktif dan kerja kolaboratif dari seluruh pemangku kepentingan di daerah. “ lanjutnya.

Bupati juga menitipkan pesan penting kepada seluruh pelaku usaha di Kabupaten Pangandaran agar menyambut petugas dengan baik. Masyarakat diimbau memberikan jawaban yang jujur, lengkap, dan apa adanya. Pelaku usaha tidak perlu khawatir, karena seluruh kerahasiaan data responden dijamin sepenuhnya oleh hukum peraturan perundang-undangan dan data yang dikumpulkan hanya untuk kepentingan statistik.

BACA JUGA :
Pemerintah Kabupaten Pangandaran Meraih Predikat Informatif

Di sisi lain, apresiasi dan pesan mendalam juga dialamatkan kepada para petugas lapangan yang menjadi ujung tombak pendataan.

“Melaksanakan tugaslah dengan penuh tanggung jawab, profesional, jujur, dan menjaga integritas. Jalinlah komunikasi yang baik, ramah, sopan, dan hormati setiap responden. Hadapi setiap tantangan di lapangan dengan semangat, kesabaran, dan selalu jaga kesehatan serta keselamatan kerja,” sambung Citra kepada para petugas.

Pemerintah Kabupaten Pangandaran berharap momentum SE2026 ini dapat memperkuat fondasi ekonomi daerah. Dengan basis data yang kuat dan berkualitas, kebijakan yang dilahirkan akan jauh lebih tepat sasaran guna mendorong pertumbuhan ekonomi Pangandaran yang inklusif, maju, dan berkelanjutan. “ tutup Citra .

BACA JUGA :
Viral Mobil Pengangkut Sampah Memprihatinkan, Begini Respon DLHK Pangandaran

Sementara itu Kepala BPS Kabupaten Pangandaran, Ir. H. Budiriyanto, dalam laporannya menyampaikan diantaranya ;

Hasil Wilkerstat BPS Pangandaran telah menggambarkan 88.827 Usaha Mikro Kecil (UMK), 412 Usaha Menengah (UM) dan 36 usaha kategori Usaha Besar (UB).

Sebanyak 663 petugas lapangan sudah dilatih, dan siap diterjunkan ke lapangan dan mereka akan menggunakan aplikasi FASIH SE2026 berbasis Android.

Petugas lapangan akan mencacah semua usaha baik pertanian maupun non pertanian ditambah dengan variable Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), dimana data dijamin kerahasiaannya sesuai UU No. 16 Tahun 1997 tentang BPS. “ pungkasnya” ( N.Nurhadi )