Pendidikan

MTsN 1 Bulukumba Gelar Workshop Moderasi Beragama untuk Guru dan Tenaga Kependidikan

826
×

MTsN 1 Bulukumba Gelar Workshop Moderasi Beragama untuk Guru dan Tenaga Kependidikan

Sebarkan artikel ini
Workshop moderasi beragama di MTs.N.1 Bulukumba (Jusran/Lensa Nusantara)

Bulukumba, LENSANUSANTARA.CO.ID – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Bulukumba kembali melaksanakan Workshop Moderasi Beragama pada hari ketiga, Kamis, 16 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula Pertemuan MTsN 1 Bulukumba ini menjadi penutup dari rangkaian pelaksanaan workshop yang telah dimulai sejak dua hari sebelumnya dengan sasaran peserta para murid.

Workshop tersebut dirancang sebagai upaya penguatan nilai-nilai moderasi beragama di lingkungan madrasah. Selama dua hari awal, kegiatan difokuskan pada siswa dengan tujuan menanamkan sikap toleransi, saling menghargai, serta pemahaman keagamaan yang inklusif sejak dini. Pada hari ketiga, kegiatan difokuskan kepada guru dan tenaga kependidikan guna memperkuat peran mereka sebagai pendidik dalam membentuk karakter moderat di kalangan peserta didik.

Example 300x600

Kepala MTsN 1 Bulukumba, Muhammad Asdar, M.Pd.I, menjelaskan bahwa pelaksanaan workshop ini telah dirancang secara sistematis dengan melibatkan berbagai unsur penting dalam dunia pendidikan dan keagamaan. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam mendukung program penguatan moderasi beragama yang dicanangkan pemerintah.

BACA JUGA :
Anggota DPRD Bulukumba Supriadi Serap Aspirasi Petani dalam Reses di Desa Batang

“Jadi untuk teknis pelaksanaan Moderasi Beragama ini dilaksanakan selama 3 hari, 2 hari untuk murid dan 1 hari untuk guru dan tenaga kependidikan di MTsN 1 Bulukumba termasuk 30 guru ASN dari madrasah Imbas KKM,” terang Muhammad Asdar, M.Pd.I Kepala MTsN 1 Bulukumba.

Menurutnya, keterlibatan guru dari madrasah imbas Kelompok Kerja Madrasah (KKM) menjadi langkah strategis untuk memperluas dampak kegiatan. Dengan demikian, nilai-nilai yang diperoleh dalam workshop tidak hanya berhenti di lingkungan MTsN 1 Bulukumba, tetapi juga dapat diterapkan di madrasah lain dalam satu jaringan KKM.

BACA JUGA :
Polres Bulukumba Jadwalkan Gelar Perkara Kasus Dugaan Persetubuhan Anak Dibawah Umur

Selain itu, kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten di bidangnya. Para pemateri berasal dari unsur pemerintah dan organisasi lintas agama yang memiliki pengalaman dalam membangun dialog serta kerukunan umat beragama di masyarakat.

“Untuk pemateri, kami melibatkan 3 orang, untuk siswa diisi oleh Dr. Ikhwan Bahar, M.Pd dari Pengurus Forum Komunikasi Umat Beragama. Sedangkan untuk guru dan tendik, kami mengundang Kepala Kantor Kemenag Dr. H. Abdul Rafiq, M.Pd dan Ketua FKUB Drs.H. Tjamiruddin”, tambahnya.

BACA JUGA :
Kapolres Bulukumba Hadiri Kegiatan Uji Coba Makan Bergizi Gratis di Desa Bonto Bulaeng

Melalui kehadiran para pemateri tersebut, peserta mendapatkan pemahaman yang komprehensif mengenai konsep moderasi beragama, termasuk implementasinya dalam kehidupan sehari-hari serta dalam proses pembelajaran di kelas. Materi yang disampaikan juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pemahaman agama yang kuat dengan sikap terbuka terhadap perbedaan.

Workshop ini diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang harmonis, toleran, dan bebas dari paham ekstremisme. Guru dan tenaga kependidikan diharapkan dapat menjadi teladan dalam menerapkan nilai-nilai moderasi beragama, sekaligus membimbing siswa untuk memiliki karakter yang menghargai keberagaman.