Banjarnegara, LENSANUSANTARA.CO.ID – Demi mewujudkan seorang pengusaha dari tingkat pelosok Desa, Dewan Pengurus Daerah Partai Keadilan Sejahtera (DPD PKS) Kabupaten Banjarnegara melaunching Program Satu Desa Satu Pengusaha yang bertempur di Ballroom Room Surya Yudha Park Rejasa.
Launching yang dilakukan oleh anggota DPR RI H Rofik Hananto dari Fraksi PKS tersebut, langsung disaksikan Ketua DPD PKS Banjarnegara H Dedi Suromli, Kepala Disperindagkop UKM Drs Adi Cahyono Purwo Saputro Mam, Ketua Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf) Kristiono Hadi Pranoto serta jajaran pengurus dan kader partai.
Dalam sambutannya H Rofik Hananto menyampaikan, program Satu Desa Satu Pengusaha menjadi salah satu program strategis DPP PKS Tahun 2026, yaitu berupaya melahirkan pengusaha yang dimulai dari desa – desa di Indonesia.
Dalam Milad yang di ikuti sekitar 100 tamu undangan tersebut, Rofiq juga memberikan motivasi dan berbagi pengalaman perjalanan hidupnya dan tantangan sebagai seorang pengusaha.
” Tidak ada satupun orang mendirikan usaha langsung besar tetapi bertahap, dari usaha kecil – kecilan hingga sukses hingga bisa membangun pabrik dan memiliki ribuan karyawan,” ungkap Rofiq.
Kepada wartawan, Rofiq juga berharap ada pengusaha kaliber dari PKS lahir ikut membangun bangsa ini dan Pemerintah Daerah Banjarnegara khususnya.
“Jatuh bangun, untung rugi itu biasa terjadi bagi pengusaha, jatuh 5 kali maka bangun 6 kali, dan ingat, jangan pernah berhenti sebelum sukses, makanya itu program seperti ini sangat dibutuhkan oleh negeri ini, yang ingin berjaya dan mandiri, program seperti ini harus didukung, lahirnya enterpreneur- enterpreneur di setiap desa, mudah – mudahan Banjarnegara bisa menjadi pionir program ini,” ujar Rofik Hananto, Sabtu, (9/5/2026).
Rofik juga mengakui jika launching program tersebut juga berkaitan dengan isu geopolitik dunia saat ini, dimana menurutnya masalah ketahanan pangan menjadi satu diantara episentrum dalam mempertahankan ketersediaan pangan di masa mendatang.
”Munculnya pengusaha – pengusaha dari desa nanti diharapkan bisa mengelaborasi kekuatan ekonomi, khususnya pangan, ini yang menjadi tema besar Milad PKS ke 24 pada tahun ini,” bener Rofik Hananto yang selama ini juga dikenal sebagai sosok pengusaha sukses dan ayah dari Bupati Purbalingga tersebut.
Ungkapan senada juga disampaikan Kepala Disperindagkop UMKM Adi Cahyono, dirinya mengatakan bahwa tidak ada orang sukses tanpa proses serta mendorong Program Satu Desa Satu Pengusaha.
”Dengan launching ini saya harapa akan muncul pengusaha – pengusaha mapan yang mampu menggerakkan perekonomian baru dengan mengoptimalkan sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDA) yang ada di desa di Banjarnegara,” harap Adi Cahyono.
Sementara dalam pengamatan lensanusantara.co.id, Ketua Komite Ekonomi Kreatif (Ekraf) Banjarnegara Kristiono Hadi Pranoto, yang juga sebagai pelaku usaha rempah terlihat memberikan materi tentang Bangun Mimpi Ciptakan Masa Depan. Sebagai bentuk dukungan program Satu Desa Satu Pengusaha, akan mewacanakan Satu Kecamatan Satu Toko on-line, hal tersebut dilakukan agar mudah memasarkan hasil produksi yang ada di desa – desa di Banjarnegara.
“Jika program ini berhasil, maka akan menjadi percontohan bagi desa desa yang lain, dalam hal ini kami segera membentuk tim work untuk memasarkan hasil produksi yang menjadi kendala terbesar para pengusaha kecil menengah selama ini,” optimis Kristiono.
Sebagai bentuk dukungan program Satu Desa Satu Pengusaha, Ketua DPD PKS Banjarnegara H Dedi Suromli akan segera menyusulkan 45 kader PKS/calon pengusaha untuk mengikuti pelatihan selama 4 bulan, harapannya akan bisa menjadi pionir program Satu Desa Satu Pengusaha di Banjarnegara.
“Pengusaha inilah yang nantinya menjadi motor penggerak perekonomian di desa – desa berkolaborasi dengan pemerintah dan stakeholder lainnya guna ikut serta mewujudkan Banjarnegara Maju dan Sejahtera,” pungkas Dedi. (Gunawan).














