Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I (Persero) mulai menghidupkan kembali kejayaan tembakau cerutu Jember dengan membidik pasar Eropa melalui pengembangan tembakau bawah naungan (TBN) di wilayah Ajung Gayasan, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember.
Langkah tersebut ditandai awal tanam perdana TBN di lahan seluas 400 hektare milik Regional 5 PTPN I, Produk cerutu premium asal Jember itu disiapkan untuk memenuhi permintaan pasar internasional, khususnya negara-negara empat musim di Eropa.
Direktur Utama PTPN I Teddy Yunirman Danas mengatakan, cerutu premium produksi PTPN I memiliki reputasi kuat dan masih diminati para penikmat cerutu di berbagai negara Eropa.
“Kita punya capital brand yang sangat kuat di produk olahan tembakau. Yang paling menonjol adalah cerutu, termasuk dari Jember ini,” ujar Teddy.
Permintaan dari negara-negara empat musim seperti Eropa masih sangat kuat. Karena itu kami mendukung penuh upaya menghidupkan kembali brand ini.
“Tantangan utama dalam pengembangan tembakau cerutu premium tidak hanya menjaga kualitas produk, tetapi juga meningkatkan produktivitas agar mampu bersaing di pasar internasional,” menurut dia.
Ia menyebut produktivitas tembakau Jember secara teknis dapat mencapai 1,2 ton per hektare. Dengan kualitas Grade A atau Mutu 1, PTPN I optimistis mampu menembus pasar ekspor yang memiliki standar ketat.
“Kita harus mampu beradaptasi dengan perubahan iklim dan cuaca yang ekstrem. Dengan standar budidaya yang benar, kami optimistis tembakau Jember akan semakin kokoh menguasai pasar cerutu dunia,” kata Teddy.
Melalui pengembangan tembakau cerutu premium tersebut, PTPN I berharap dapat memperkuat kontribusi devisa negara sekaligus mengukuhkan Jember sebagai salah satu sentra tembakau cerutu terbaik dunia,” tandasnya.














