Banjarnegara, LENSANUSANTARA.CO.ID – Memasuki hari kedua kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Dasar Negeri 1 Karangsalam, Kecamatan Susukan, Banjarnegara begitu meriah. Sebanyak 120 Siswa dari kelas satu hingga enam dengan menggunakan pakaian merah putih dan berbaris rapi terlihat wajahnya begitu sangat ceria sekali saat dibariskan di halaman sekolah.
Penampilan lucu siswa kelas satu yang menggunakan topi MPLS membuat suasana semakin meriah, disaat Aiptu Musolikh mengajak mereka bermain tebak-tebakan hingga bernyanyi dengan tema Test Drive.
Para siswa terlihat semangat saat Aiptu Musolikh dari anggota Polsek Susukan memperagakan beberapa test drive dengan sepeti memakai sarung tangan, hingga cara yang benar pemakaian helm saat berkendara.
Gelak tawa anak-anak semakin semangat saat Aiptu Musolikh mengajak mereka memperagakan seolah menaiki motor, sambil memberikan edukasi bagaimana narik gas, mengerem, membunyikan tlakson, menyalakan lampu sein, dengan tujuan agar anak-anak memahami bagaimana berkendara yang benar agar tidak mengalami kecelakaan.
“Alhmdulillah para siswa SDN 1 Karangsalam saat kita ajak bermain test drive tidak ada yang takut maupun menangis, semua terlihat begitu ceria dan penuh tawa, karena ini memang salah satu kegiatan kami dari Polsek Susukan agar mampu memberikan edukasi kepada anak-anak sejak dini agar mereka memahami bagaimana tata cara berkendara dengan baik dan benar,” jelas Aiptu Musolikh, Selasa, (14/7/2026).
Selain test drive, Aiptu Musolikh juga mengedukasi kepada para siswa SDN 1 Karangsalam yang masih polos tersebut tentang bahanya narkoba, dimana dalam penyampaiannya yang dianggap lucu, membuat semua siswa yang mengikuti MPLS tidak bisa menahan tawanya.
Sementara menurut Plt Kepala Sekolah SDN 1 Karangsalam Diah novitasari,s.pd saat ditemui mengungkapkan, dalam kegiatan MPLS ramah tahun 2026, memang seharusnya para murid harus mendapatkan edukasi sejak dini tentang mana yang dianggap baik dan mana yang dilarang, termasuk bahanya narkoba.
“Saya sangat mendukung sekali di MPLS ramah tahun 2026 ini, bagi kami memang keharusan siswa diberikan edukasi seperti ini sejak dini, karena sangat penting untuk masa depannya, tadi bisa kita lihat bersama bagaiman Aiptu Musolikh begitu sabar dan telaten memberikan penjelasan materi dari test drive hingga bahayanya narkoba, karena kami semua tidak ingin anak-anak kami nanti terjerumus ke perbuatan yang sangat merugikan dirinya sendiri, orang tua dan lingkungannya, jadi kalau perlu kegiatan seperti ini bisa dilakukan berulang kali, dan juga mendekatkan para siswa dengan Pak Polisi, agar tidak takut,” ungkap Plt Diah.
Selain edukasi secara lewat bicara, dalam MPLS hari kedua di SDN 1 Karangsalam, Aiptu Musolikh dengan pihak sekolah juga mengajak para siswa melihat video bagaimana narkoba sangat berbahaya.
“Dengan diperlihatkannya video, agar bisa masuk ke pikiran para siswa sejak dini, jadi mereka nantinya akan mengingatnya terus di memory otak mereka, dengan begitu mereka akan bisa menjauh narkoba yang sangat membahayakan,” pungkas Diah. (Gunawan)














