Pendidikan

IKA UNAIR Jember Resmi Dilantik, Gus Fawait Ajak Alumni Berkontribusi Pembangunan Daerah

1684
×

IKA UNAIR Jember Resmi Dilantik, Gus Fawait Ajak Alumni Berkontribusi Pembangunan Daerah

Sebarkan artikel ini
IKA UNAIR Jember di Lantik, Senin (27/7/2026).(Foto: Badri/ Lensa Nusantara)

​Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Pelantikan Pengurus Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR) Cabang Jember di Pendopo Wahyawibawagraha, Jember, pada Senin (27/7/2024). Acara ini dirangkai dengan penandatanganan nota kesepakatan bersama (MoU) antara IKA UNAIR Cabang Jember dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember.

Pelantikan dipimpin oleh perwakilan IKA UNAIR Jawa Timur, Prof. Taufik Islami. Pelantikan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat peran para alumni Universitas Airlangga dalam memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Jember.

Example 300x600

​Bupati Jember Gus Fawait menyatakan merupakan alumni S1 dan S3 Universitas Airlangga menyampaikan rasa bangga menjadi bagian Universitas Airlangga sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

“Untuk Universitas Airlangga pernah di beri kesempatan memimpin Jember dan hari ini di beri kesempatan ke dua UNAIR. Untuk memimpin Jember. Mudah-mudahan bisa membawa Jember jauh lebih sejahtera,” ujarnya.

BACA JUGA :
Bupati Jember Buka Kejuaraan Pencak Silat Championship III, Dukung Prestasi Beasiswa Atlet

Pemkab Jember mohon di bantu Membangun Jember tidak bisa dilakukan sendiri, harus bersama-sama. Saya memilih membangun Jember dengan menyelesaikan masalah besar yang menjadi akar dari banyak masalah di Jember, yaitu kemiskinan.

“Saya yakin kalau masalah kemiskinan ini bisa diurai, masalah yang lain pasti bisa terurai,” terangnya.

​”Masalah kemiskinan tersebut dinilai menjadi akar dari persoalan lain, seperti tingginya angka stunting yang dalam kurun 10 tahun terakhir selalu berada di peringkat atas di Jawa Timur serta Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB),” ungkapnya.

Meski demikian, Gus Fawait menegaskan bahwa tidak seluruh persoalan tersebut disebabkan oleh kemiskinan. Namun, faktor kemiskinan menjadi salah satu penyebab utama yang harus segera ditangani.

BACA JUGA :
Kepengurusan Hapkido Jember Dilantik, Fokus Pembinaan Atlet Sejak Dini

“Kabupaten Jember saat ini menempati posisi kedua dengan jumlah penduduk miskin terbanyak secara absolut di Jawa Timur setelah Kabupaten Malang,” terangnya.

​Melalui penandatanganan MoU ini, Pemkab Jember mengajak seluruh alumni Universitas Airlangga yang tersebar di berbagai sektor mulai dari akademisi, dokter, ekonom, hingga pengusaha untuk tidak sekadar memberikan kritik atau teori, tetapi memberikan kontribusi bagi Pemkab Jember maupun pemerintah pusat.

​Sementara Ketua IKA UNAIR Cabang Jember Nyoman Seminta menyampaikan pesan mendalam terkait komitmen pengabdian para alumni. Ia menekankan pentingnya evaluasi dan aksi nyata agar kontribusi alumni dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat Kabupaten Jember.

​Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemkab Jember atas dukungan dan kemitraan yang telah terjalin sejak lama. Kerja sama strategis antara IKA UNAIR dan Pemkab Jember tercatat telah diinisiasi sejak 24 Oktober 2016.

BACA JUGA :
RSD Balung Jember Berikan Penghargaan Edelweis Jadi Pelaksana JUDIKA Terbaik 2025

​”Karena sejak 24 Oktober 2016 sudah ada perjanjian kerja sama antara IKA UNAIR dengan Pemkab Jember,” ungkapnya.

​Lebih lanjut, ia mendorong agar para alumni Universitas Airlangga dari berbagai latar belakang profesi baik di bidang kesehatan, keuangan, maupun pendidikan dapat mengoptimalkan peran dan kontribusinya bagi masyarakat Jember.

​Dalam arahannya kepada pengurus baru, Nyoman mengingatkan agar tidak saling menyalahkan sistem, melainkan fokus pada kekuatan individual dan kerja sama tim (superteam).

“Diharapkan sinergi antara alumni Universitas Airlangga dan Pemkab Jember semakin solid dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah serta pengabdian masyarakat di Kabupaten Jember,” tandasnya.