BeritaKesehatanNasionalTNI

Tutup Sebaran COVID-19, Satgas Yonif R 600 Jaga Ketat Pelabuhan TNI AD

142
×

Tutup Sebaran COVID-19, Satgas Yonif R 600 Jaga Ketat Pelabuhan TNI AD

Sebarkan artikel ini

JAKARTA–Tutup penyebaran sekaligus pencegahan virus Covid-19 di wilayah Kalimantan Utara, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif Raider 600/Mdg memperketat pemeriksaan pintu masuk pelabuhan.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif Raider 600/Mdg, Letkol Inf Ronald Wahyudi, S.E.,M.Tr (Han).,dalam rilis tertulisnya di Nunukan, Kaltara, Kamis (2/4/2020).

Example 300x600

Lebih lanjut dikatakan Ronald, penutupan dan pencegahan sebaran Covid -19 di pintu masuk pelabuhan ini dilaksanakan Satgas pada Selasa (31/3/2020).

BACA JUGA :
Kapolres Bondowoso Tinjau Rumah Steril di Jeruk Sok Sok, Demi Tangkal Covid-19

“Bersama unsur Forkopinda, Satgas bersinergi melakukan pemeriksaan kepada setiap orang yang keluar masuk pelabuhan, “ ujarnya.

Dalam pemeriksaan ini tambah Ronald, personelnya dilengkapi alat untuk mendeteksi suhu tubuh setiap penumpang yang hendak masuk menuju Nunukan Kaltara.

“Selain alat suhu tubuh, kita juga menyemprotkan disinfektan kepada setiap penumpang untuk mencegah penyebaran Covid-19,” jelasnya.

BACA JUGA :
Danlanud Adisutjipto Tinjau Bantuan Alat Kesehatan Penanganan Covid 19 Yang Tiba Di Yogyakarta

“Bagi yang mau masuk wilayan Nunukan, diwajibkan mengecek suhu badannya, kemudian cuci tangan dengan hand sanitizer atau sabun, serta menerapkan antri dengan menjaga jarak,” imbuh Ronald.

Ronald menghimbau kepada setiap orang yang keluar masuk pelabuhan agar mematuhi dan mentaati pemeriksaan yang dilakukan.

BACA JUGA :
Tenaga Medis, Bersiaplah Bergabung Menjadi Anggota Polri Di Tahun 2020

“Mari kita saling mendukung agar virus Covid-19 ini dapat kita cegah penyebarannya, “ tuturnya.

Dirinya mengharapkan, para penumpang untuk tidak saling berdesakan jika masuk kapal. Jaga jarak dua meter, pakailah masker.

“Dengan mematuhi arahan petugas, ditambah adanya kesadaran setiap orang, kita dapat meminimalisir penyebaran virus yang mematikan ini,” pungkasnya. 

Tinggalkan Balasan