Lensa Nusantara
Berita Daerah

Dispermades Batang Launching Academi Desa

Batang, LENSANUSANTARA.CO.ID – Tindak lanjut dari Program Laboratorium Desa, Dispermades Kabupaten Batang lakukan Launching Academi Desa sebagai pangkal dari kemampuan pemerintah desa dalam menjalankan sistem informasi roda pemerintahan desa,Launching Academi Desa dan Desa Digital diawali di Kecamatan Batang sebagai Launching perdana bertempat di pendopo kecamatan batang, Rabu (18/7/21).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Desa ( Kadispermades)  Kabupaten Batang Dr. Agung Wisnu Barata,didampingi Camat Batang diwakili oleh Sekcam Edi Widiyarto,Staff Pegawai Kecamatan Sutiksan Sanyoto dan Perwakilan dari Kadiskominfo Batang Puji Setyowati, serta dihadiri oleh 12 Kepala Desa, 9 Kepala Kelurahan perwakilan pemerintah desa se-Kecamatan Batang.

BACA JUGA :  Masa Transisi dan Jelang Hut Bhayangkara Polsek Cikbar Bagikan Makser dan Sembako Gratis

Launching Academi Desa atau Sekolah Desa adalah jalan untuk mengenalkan, membincangkan, mengembangkan potensi desa lebih dalam lebih intens agar potensi yang ada di desa bisa dikembangkan dengan melihat dari berbagai sisi.

Desa sebagai cara berpikir,kreatif dan inovatif didukung oleh sumber daya manusia pembelajar akan menjadi desa lebih progressive, serta ditopang oleh sumber daya alam dan teknologi akan menjadikan desa yang mampu bersaing di era modern saat ini.

BACA JUGA :  Bareskrim Usut Dugaan Pidana Perbankan PT Bosowa yang Tak Jalankan Perintah OJK

Agung Wisnu Barata selaku Kadispermades dalam pengarahannya mengatakan, ” Dengan diluncurkannya Academy Desa diharapkan Kepala Desa maupun Perangkat Desa  mampu menjadi ‘ PIONEER ‘ pemberdayaan terhadap masyarakat di desa, dan desa dituntut untuk mampu memberikan layanan kepada masyarakat yang akurat di era digital saat ini, baik secara online maupun offline.

BACA JUGA :  Staf Kepresidenan: Program Sustainable yang Bedakan Organisasi, FKPRM Sambut Positif

Lanjut Kadispermades, ” Pemerintah desa  juga harus bersinergi dengan media, karena media adalah mitra dalam pengembangan informasi keterbukaan publik, jangan sampai kepala desa atau lurah  maupun perangkat desa merasa alergi dengan para awak media sehingga jika ada awak media berkunjung menghindar, terima dengan baik kunjungan sahabat sahabat media”,tegas Agung Wisnu Barata. (Bam’s)