Lensa Nusantara
Berita Daerah

Akhirnya Warung Remang-remang di Desa Bukit Payung SP.3 Ditutup

Kampar, LENSANUSANTARA.CO.ID – dsl atau akrab di sapa hattan salah seorang masyarakat Bangkinang, setelah melaporkan ke Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kampar pada Senin siang 11/10/2021.

Akhirnya cafe remang remang yang diduga tidak mengantongin izin yang terletak di Desa Bukit Payung SP.3 Kecamatan Bangkinang pada Selasa (12/10/2021) sekira pukul 17 wib tersegel.

Sesuai Peraturan Daerah (PERDA) no: 4 tahun 2014 tentang bangunan gedung serta perda di tahun 2017 no: 8 tentang Ketertiban Umum (TIBUM).

Meski ini adalah teguran yang ketiga untuk pemilik cafe inisial T, namun teguran ini sepertinya tidak juga di indahkan sang pemilik cafe, masih tetap beroperasi sebelumnya.

BACA JUGA :  Mahasiswa KKN/UP Bangkinang Sambangi Anak Yatim di Lingkungan Tanjung Kelurahan Pasir Sialang

Menurut Hattan sang pelapor saat dikonfirmasi,” apa salahnya kita sebagai masyarakat Bangkinang melapor tentang kejadian di tempat kalau itu sudah meresahkan warga sekitar.” Ungkapnyam

“Apalagi di cafe remang remang tersebut diduga menjual minuman keras, apalagi di sini di perkerjakan pula oleh pemilik cafe inisial T , cewek cewek yang tidak tau identitas dirinya, parahnya lagi kata Hattan, cewek itu tidak takut sama wartawan ataupun sama Sat Pol PP,” paparnya lagi.

“Saya Berharap kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar terlebihnya kepada intansi Pol PP, cafe yang umumnya di kecamatan Bangkinang yang diduga ada lagi sebelas cafe yang tidak memiliki izin sepenuhnya, Sat Pol PP Kabupaten Kampar bisa memberikan teguran awal pertamanya, apabila masih juga mereka tidak mengindahkan langsung di segel saja sesuai Perda,” cetusnya.

BACA JUGA :  Satu Tewas Satu Sekarat di Hujami Bacokan Kawanan Gengster

Inisial T pemilik cafe saat di mintai keterangan mengatakan “kenapa warung kami saja yang di tutup atau pun di (segel).” pungkasnya singkat.

Persis sama yang di ungkapkan juga oleh salah satu cewek cafe inisi K kepada wartawan, kalau dirinya tidak terima kalau tempat dia mencari makan di segel, sepertinya kata K.

BACA JUGA :  Bupati Simeulue dan Forkopimda Sambut Kajari Baru di Bandara Lasikin Kabupaten Simeulue

“di sini ada timbang pilih petugas, kalau mau di tutup sekalian aja semua cafe yang ada di kawasan sini di tutup,” ujar inisial K.

Sementara melalui kasat Pol PP kepada Datuk Sawir Kabid Gakda yang memimpin tim, saat di konfirmasi melalui whastapp mengatakan “Tadi kita lakukan kegiatan operasi yustisi terhadap 2 buah cafe di bukit payung, sekaligus menyampaikan teguran ke 3.”.(Tim)

Ditengah Pandemi, Diduga Warung Remang-remang di Desa Bukti Payung SP. 3 Bebas Beroperasi