Daerah

Wakil Ketua DPRD Jember: Pancasila Perlu Ditumbuhkan Lagi dalam Kehidupan Masyarakat

132
×

Wakil Ketua DPRD Jember: Pancasila Perlu Ditumbuhkan Lagi dalam Kehidupan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua II DPRD Jember
Ahmad Halim Wakil Ketua II DPRD Jember saat menyampaikan Pendidikan Pancasila Wawasan Kebangsaan. Sabtu 27/7/2024. (Foto: Badri/Lensa Nusantara)

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jember Ahmad Halim dari fraksi Partai Gerindra melalukan sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pendidikan Pancasila Wawasan Kebangsaan, Sabtu (27/7/2024).

Halim mengatakan, sosialisasi pendidikan wawasan kebangsaan ini memberikan edukasi kepada masyarakat.

Example 300x600

“Paling tidak mengingatkan masyarakat, bahwa terpentingnya pancasila sebagai dasar kita hidup bernegara saling hormat menghormati. Pelajaran kita waktu kecil perlu ditumbuhkan lagi dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA :
Front Mahasiswa Beri Raport Merah KPU dan Bawaslu Jember

Sementara itu, Firman menyampaikan, program daerah tentang peningkatan pendidikan wawasan kebangsaan, juga menunjukkan rasa nasionalisme bagi bangsa Indonesia.

BACA JUGA :
MPLS, SLBN Jember Ciptakan Kolaborasi Antara Guru dan Orang Tua

“Pemerintah daerah diberikan kewenangan untuk melaksanakan pendidikan wawasan kebangsaan Kabupaten Jember. Pemerintah tidak mampu melaksanakan sendiri perlu peran serta dari masyarakat, bahwa Perda ini untuk meningkatkan wawasan, untuk mencintai bangsa Indonesia,” ucapnya.

Menurutnya, kebangsaan ini diartikan sebagai cara pandang bangsa Indonesia, melihat dirinya maupun lingkungannya. Terkait persatuan dan kesatuan bangsa semua dilandasi oleh Pancasila, UUD dan Bhinneka Tunggal Ika.

BACA JUGA :
Hadi Supa'at DPRD Jember Siap Kawal Aspirasi Warga Terkait Pembenahan Infrastruktur

“Peran masyarakat sangat penting untuk mencintai budaya bangsanya sendiri dan lingkungannya. Supaya budaya bangsa kita tidak tergerus oleh kemajuan jaman tidak tergerus oleh globalisasi,” ungkapnya. (Dri)

error: Content is protected !!