Daerah

Bupati Gus Fawait Petakan Pengembangan Sektor Pangan Pertanian di Kabupaten Jember

242
×

Bupati Gus Fawait Petakan Pengembangan Sektor Pangan Pertanian di Kabupaten Jember

Sebarkan artikel ini
Bupati Jember Memberikan Sambutan, Senin (7/4/2025).(Foto: Badri/ Lensa Nusantara)

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Pemerintah kabupaten Jember Provinsi Jawa Timur mengikuti Panen Raya Padi Serentak 14 Provinsi dan 198 Kabupaten/kota bersama Presiden Republik Indonesia, mengikuti secara virtual di Desa Lojajar, Kecamatan Wuluhan, Senin (7/4/2025).

Example 300x600

Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan, Kita melakukan panen raya padi serentak di 14 provinsi sesuai arahan Presiden Republik Indonesia.

BACA JUGA :
Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Wisata, Gus Fawait Siapkan Kemudahan Investor di Jember

“Bahwa jember sebagai salah satu lumbung pangan, kedepan harus lebih baik, pihaknya berharap sesuai hasil di lapangan produktivitas yang tinggi ini. Target kita semua bisa terpenuhi menjadikan Indonesia lumbung pangan dunia,”ucapnya.

Terkait kendala masih ada infrastruktur pertanian seperti jalan tani, drenanse dan pengairan. Kedepan akan kita petakan pengembangan sektor pangan pertanian di kabupaten jember.

BACA JUGA :
Maki Jatim Gelar Festival Kopi dan Tembakau, Gus Fawait: Jember Surganya Kopi Indonesia dan Cerutu Mendunia

“Untuk serapan gabah yang dihasilkan oleh para petani, Bulog sudah luar biasa menyerap gabah milik petani. Tentunya sesuai arahan Presiden pengembangan koperasi merah putih, nanti bisa berkoordinasi dengan Kepala desa, gapoktan dan kelompok tani untuk bisa mengirim gabah ke Bulog,”ungkap bupati Jember.

Kata Gus Fawait, pupuk sesuai dengan kebutuhan kita tapi ada kejadian di bawah masih ada pupuk langka, tentunya kami akan mengundang distributor dan kios kita akan petakan bersama.

BACA JUGA :
Bupati Jember Tinjau Langsung Penyaluran BLT DBHCHT di Desa Plalangan

“Ia menambahkan, PPL harus di optimalkan sehingga kebutuhan pupuk sesuai dengan di lapangan, datanya bisa di kirim ke pemerintah pusat dan di turunkan kebutuhan sesuai di butuhkan di lapangan,”jelasnya