Berita

Dinkes Jember Persiapkan PKG Gratis Bagi Siswa Cegah Penyakit Sejak Dini

1376
×

Dinkes Jember Persiapkan PKG Gratis Bagi Siswa Cegah Penyakit Sejak Dini

Sebarkan artikel ini
Dinkes Jember Udang Kepala Puskesmas Persiapan PKG Gratis Anak Sekolah, Rabu (16/7/2025).(Foto: Badri/ Lensa Nusantara)

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Dinas Kesehatan Jember mengundang seluruh kepala puskesmas untuk rapat koordinasi di hotel Aston, Rabu (16/7/2025). Mulai persiapkan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi Anak Sekolah.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Jember Akhmad Helmi Luqman menjelaskan, program ini menyasar siswa sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Jember.

Example 300x600

“Persiapan dilakukan mulai dari sarana prasarana, hingga obat-obatan yang diperlukan untuk pemeriksaan kesehatan siswa,”ujar Helmi saat di temui.

BACA JUGA :
Gerakan PKK Sehat Lestari Berencana Desa Jubung Masyarakat Sudah Miliki Jamban Semua

Kami melibatkan lintas OPD, Dinas Pendidikan serta kerjasama dilakukan dengan sekolah-sekolah terkait.

“Target program adalah seluruh siswa agar dapat terpantau kondisi kesehatannya sejak dini. Harapannya ke depan, kita tidak hanya mengobati orang sakit, tapi memelihara agar tetap sehat,”ungkapnya.

BACA JUGA :
Ajang Berskala Nasional Buyers Meet Seller JAT4 Pertemukan 100 Buyer dan 50 Seller di Java Lotus Hotel Jember

Kata Helmi, selain siswa sekolah formal, program ini juga akan menyasar pondok pesantren, madrasah, hingga sekolah non-formal secara bertahap. Sementara ini, “kita fokus ke Dinas Pendidikan dulu karena cakupannya sangat luas.

“Setelah siswa, program pemeriksaan akan menyasar kelompok usia produktif, kemudian lanjut usia, sesuai data kebutuhan kesehatan masyarakat,”ungkapnya.

BACA JUGA :
Konsistensi Berikan Pelayanan, Tim Medis RSD Balung Kembali Dipercaya Ngawal Rombongan VVIP Tajemtra 2025

Kami melibatkan kader desa juga dirancang, terutama untuk menjangkau anak usia sekolah yang tidak bersekolah karena faktor kesehatan.

“Kader adalah agen kami di lapangan, mereka yang bisa menginformasikan kondisi anak-anak di desa,”tuturnya.