Berita

Dirut PT Bukit Asam Tinjau Langsung Kondisi Pedagang Pasar Silo Sawahlunto

0
×

Dirut PT Bukit Asam Tinjau Langsung Kondisi Pedagang Pasar Silo Sawahlunto

Sebarkan artikel ini
Direktur Utama PT Bukit Asam, Arsal Ismail, meninjau langsung kondisi pedagang UMKM yang direlokasi di kawasan Pasar Silo, Sawahlunto, Jumat (17/4).

Sawahlunto, LENSANUSANTARA.CO.ID — Direktur Utama PT Bukit Asam, Arsal Ismail, meninjau langsung kondisi pedagang UMKM yang direlokasi di kawasan Pasar Silo, Sawahlunto, Jumat (17/4). Kunjungan tersebut turut didampingi Sekretaris Daerah Kota Sawahlunto, Rovanly Abdams, beserta sejumlah pejabat organisasi perangkat daerah (OPD).

Peninjauan ini dilakukan sebagai respons atas isu yang berkembang terkait kondisi pedagang pasca relokasi yang dinilai belum sepenuhnya layak, terutama saat musim hujan.

Example 300x600

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari rangkaian agenda peresmian Hotel Saka Ombilin Heritage, yang sebelumnya merupakan kantor tambang batubara lama milik PTBA di Sawahlunto.

BACA JUGA :
Wagub Sumbar Vasko Ruseimy Safari Ramadan di Masjid Al Falah Muara Kalaban, Serahkan Bantuan Rp50 Juta

Dalam dialog bersama pedagang, perwakilan Asosiasi Pedagang Silo Sawahlunto (Apesisto), Dewi, menyampaikan kondisi riil di lapangan. Ia mengungkapkan bahwa aktivitas jual beli sangat terdampak, khususnya saat hujan karena kondisi pasar yang becek dan minim penataan.

“Kalau hujan, kondisi jadi becek pak. Pengunjung jadi tidak datang, bahkan di siang hari. Sudah delapan bulan kami di sini, kami berharap ada penataan agar bisa berjualan dengan normal,” ujar Dewi.

BACA JUGA :
Sekda Sawahlunto Lantik Delapan Kepala Sekolah SD Negeri, Tekankan Inovasi dan Kepemimpinan

Menanggapi hal tersebut, Sekda Rovanly Abdams menjelaskan bahwa secara perencanaan, desain penataan kawasan sudah tersedia dan anggaran juga telah disiapkan. Namun, pelaksanaan masih terkendala aspek regulasi.

“Desain sudah ada, anggaran juga sudah tersedia. Namun karena regulasi, pelaksanaannya belum bisa berjalan. Kita masih membutuhkan pendampingan dari pihak Kejaksaan,” jelasnya.

Sementara itu, Dirut PT Bukit Asam, Arsal Ismail, menekankan pentingnya mencari solusi bersama antara pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan.

“Kita cari langkah terbaik bersama. Ke depan, kalau persoalan hak pakai sudah selesai, tentu tidak akan ada lagi isu seperti ini,” ujarnya.

BACA JUGA :
Jeffry Hibatullah Terima Kunjungan Wakil Wali Kota Pekanbaru, Bahas Sinergi Program Nasional dan Kolaborasi Komunitas

Para pedagang juga menyampaikan keinginan untuk kembali berjualan di kawasan Lapangan Segitiga (Lapseg), mengingat kondisi saat ini yang dinilai belum mendukung aktivitas ekonomi mereka.

Menutup kunjungan, Arsal Ismail mengajak para pedagang untuk tetap bersabar dan berharap kondisi ekonomi segera membaik.

“Kita berdoa bersama di bulan Syawal ini, semoga rezeki meningkat dan kondisi ekonomi membaik,” pungkasnya.(Suherman)