Daerah

Program Layanan Home Care Jadi Prioritas Pemkab Jember

1758
×

Program Layanan Home Care Jadi Prioritas Pemkab Jember

Sebarkan artikel ini
Bupati Jember Muhammad Fawait, Kamis (14/8/2025).(Foto: Badri/ Lensa Nusantara)

Jember, LENSANUSANTARA.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Jember tengah menyiapkan layanan kesehatan berbasis home care yang akan mulai berjalan pada awal 2026.

Program ini menyasar masyarakat yang menderita penyakit kronis hingga penyandang disabilitas, agar dapat memperoleh perawatan langsung di rumah, Kamis (14/8/2025).

Example 300x600

Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan, bahwa home care akan menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah dalam meningkatkan akses layanan kesehatan.

BACA JUGA :
Peringatan Harhubnas 2024, Bupati Hendy: Jember Dapat Penghargaan Presiden RI Wahana Tata Nugraha

“Untuk layanan home care ini sudah menjadi prioritas bagi pemerintah, untuk memberikan layanan kesehatan dan ini akan dilaksanakan pada 1 Januari 2026 mendatang,” ujarnya.

Menurut Gus Fawait, program ini merupakan pengembangan dari Universal Health Coverage (UHC) yang telah diterapkan di Jember. Kesehatan adalah pelayanan dasar yang wajib diterima seluruh masyarakat tanpa terkecuali.

BACA JUGA :
Memasuki Musim Hujan, Begini Himbauan Kapolsek Jelbuk Polres Jember Terhadap Masyarakat

“Masyarakat yang memiliki penyakit kronis seperti diabetes, gagal ginjal atau penyakit lainnya. Bahkan juga saudara kita yang disabilitas membutuhkan perawatan bisa menggunakan program ini,” menurutnya.

Dia memaparkan bahwa dalam skema layanan ini, pemerintah akan menyiapkan kendaraan khusus, tenaga kesehatan, dan sarana komunikasi untuk memudahkan pasien berkonsultasi dengan dokter.

“Bagi masyarakat yang tidak bisa ke rumah sakit atau faskes, bisa berkomunikasi dengan dokter melalui handphone untuk berkonsultasi. Lalu nantinya tim nakes akan mendatangi rumah pasien tersebut,” jelasnya.

BACA JUGA :
Anggota DPRD Jatim: Program Pemerintah Pusat Selaras di Harapkan Sampai Tingkat Bawah

Gus Fawait mengaku pihaknya masih mematangkan detail pelaksanaan sebelum program resmi berjalan.

“Untuk detailnya akan kami umumkan segera, kami masih persiapkan semua dan insyallah pelayanan ini baru di Jember. Yang akan melaksanakannya dibandingkan daerah lainnya,” pungkasnya.