SAWAHLUNTO, LENSANUSANTARA.CO.ID – Wali Kota Sawahlunto, Riyanda Putra, mengajak sejumlah pengusaha tambang di Kota Sawahlunto bertemu dengan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, di Istana Gubernur Sumatera Barat, Rabu (20/5/2026). Pertemuan tersebut membahas langkah percepatan sektor pertambangan, khususnya terkait perpanjangan IUP OP batu bara dan persetujuan RKAB tahun 2026.
Dalam pertemuan itu, Wali Kota didampingi Kepala BPKAD Kota Sawahlunto, Kepala Dinas PMPTSP Kota Sawahlunto, serta sejumlah pengusaha tambang. Sementara dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Gubernur turut didampingi Kepala Dinas ESDM Sumbar dan Kepala Dinas PTSP Sumbar.
Ada dua poin utama yang menjadi fokus pembahasan, yakni percepatan perpanjangan IUP OP batu bara serta percepatan persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahun 2026. Langkah tersebut dinilai penting guna menjaga keberlangsungan aktivitas pertambangan sekaligus mendorong stabilitas investasi di Kota Sawahlunto.
Wali Kota Riyanda Putra menyampaikan bahwa kelancaran proses administrasi dan perizinan sektor pertambangan sangat dibutuhkan agar aktivitas usaha tetap berjalan serta berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah dan penyerapan tenaga kerja.
Sementara itu, Gubernur Mahyeldi Ansharullah menyambut baik langkah koordinasi yang dilakukan Pemerintah Kota Sawahlunto bersama para pelaku usaha tambang. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat disebut siap memfasilitasi komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat terkait kebutuhan daerah di sektor pertambangan.
Pemerintah Kota Sawahlunto juga berharap dapat bersama-sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bertemu langsung dengan Menteri ESDM. Langkah tersebut dinilai penting agar informasi yang diperoleh lebih tepat serta kebijakan yang nantinya diambil dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing daerah.
(Suherman)














