Lindungi Tenaga Medis Dari Covid-19, 100 Face Shield Produksi Kodam XII/Tpr Diserahkan Ke RS. Antonius

  • Bagikan
Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah SMSI-MURI-C-1.png

Pontianak, Selasa (31/3/20) – Keikutsertaan Kodam XII/Tanjungpura dalam menangani wabah Covid-19 di wilayah Provinsi Kalimantan Barat. Kodam XII/Tpr melalui Paldam XII/Tpr menyerahkan bantuan 100 Face Shield (Pelindung Wajah) kepada Rumah Sakit Antonius Pontianak guna membantu keamanan perawat atau tenaga medis dalam penanganan pasien yang terkena virus corona (Covid-19). Pada kesempatan tersebut Kapaldam XII/Tpr Kolonel Cpl Octovianus Oskar E. S.I.P., menyerahkan langsung kepada dr. Petrus Junianto Hasibuan, Sp.PD.

BACA JUGA :  Keseriusan Pemerintah Terkait Masalah Virus Covid-19, Dandim 0822 bersama Forkopimda Kab. Bondowoso Vidcon dengan Gubernur Jawa Timur

Kapaldam XII/Tpr Kolonel Cpl Octovianus Oskar E. S.I.P., mengatakan, penyerahan face shield yang di buat oleh Kodam XII/Tpr melalui Paldam XII/Tpr, guna membantu pemerintah untuk memutus mata rantai Covid-19 serta memberikan keamanan kepada perawat atau tenaga medis sebagai garda terdepan penanganan wabah Covid-19, hal ini untuk melindungi terkena wabah Covid-19.

Dikatakan juga, face shield yang diserahkan dapat memberikan rasa aman dan melindungi perawat atau tenaga medis yang sedang melaksanakan tugas penanganan Covid-19.

BACA JUGA :  Si Jago Merah Lalap Tiga Rumah di Lingkungan VII Kelurahan Sei Bilah Langkat

“Alat ini sangat dibutuhkan untuk para perawat, dan saat ini sudah sangat susah ditemukan dipasaran apalagi didaerah Pontianak,” ujar Kapaldam.

Sementara itu, dr. Petrus Junianto Hasibuan, Sp.PD., mengucapkan terima kasih kepada TNI khususnya Kodam XII/Tpr yang telah memberikan bantuan alat pelindung diri Face Shield kepada tenaga medis di RS Antonius.

BACA JUGA :  Patroli Skala Besar Ops Aman Nusa II Semeru 2020 Polda Jatim, Petugas Menemukan Banyak Pelanggar Prokes

“Kami memang membutuhkan face Shield karena yang kita gunakan saat ini kaca mata dan masker tetapi masih terbuka, dengan adanya face Shield semuanya bisa tertahan, nantinya pakai baju pelindung di bawahnya. Ini sangat membantu untuk melindungi daerah yg paling berbahaya diantaranya mata, hidung dan mulut, semoga kerjasamanya ini akan berlanjut tidak hanya sampai disini,” ungkap dr. Petrus. 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan