Berita

Mobil Tangki BBM Senggol Pick-up, Dua Warung dan Poslantas Tapen Ringsek

139
×

Mobil Tangki BBM Senggol Pick-up, Dua Warung dan Poslantas Tapen Ringsek

Sebarkan artikel ini

Bondowoso, LENSANUSANTARA.CO.ID – Mobil tangki pengangkut BBM mengalami kecelakaan dengan pick up L-300, di jalan raya Bondowoso-Situbondo Desa Tapen. Kejadian tersebut mengakibatkan mobil pick-up menghantam warung yang ada di pinggir jalan, dan mobil tangki BBM sruduk poslantas, Selasa (2/11/2021)

Example 300x600

Kasatlantas Polres Bondowoso AKP Didik Sugiarto dikonfirmasi mengatakan, kecelakaan itu terjadi saat hujan deras. Didik menyebut, diduga berawal dari mobil trailer tangki BBM Pertamina nomor polisi : P-8692-UX yang melaju dari arah timur ke barat.

BACA JUGA :
Komisi I DPRD Bondowoso Akan Panggil Oknum yang Terlibat Transaksional Mutasi ASN, Tohari: Nunggu Langkah Bupati Dulu

Saat lewat depan SPBU Tapen, kata Kasatlantas,  pengemudi tangki BBM mengurangi kecepatannya dengan cara mengerem, karena melihat ada mobil pick up L-300 nomor polisi : P-8663-X akan masuk ke badan jalan. 

“Namun karena hujan deras mobil tangki BBM Pertamina itu kehilangan kendali, lalu menabrak bagian belakang kanan mobil pick up,” ungkapnya.

Akibatnya, pick up L-300 tersebut menghantam warung bakso dan nasi yang berada tepat di pinggir jalan, sedangkan mobil BMM oleng ke kanan dan menyeruduk Pos Keamanan di sebelah utara badan jalan.

BACA JUGA :
Sukses Gelar Sidang Isbat Nikah Massal, Bupati Hamid Apresiasi PA Bondowoso

Kasatlantas mengatakan, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, Namun, pengemudi mobil pick up atas nama Muhammad Jumarnah warga Desa Sukosari Kidul, Kecamatan Sumber wringin Kabupaten Bondowoso mengalami cidera bahu tangan. 

Kemudian, pemilik warung bakso atas nama Pak Edi, warga Desa Jurang sapi Kecamatan Tapen Kab. Bondowoso juga cidera pada bahu. 

BACA JUGA :
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bondowoso Mengucapkan Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 H

Sedangkan pengemudi truk tangki BBM Pertamina tidak mengalami luka-luka. Begitu pun juga dengan pemilik warung nasi.

Didik memperkiraan kerugian ditaksir sekitar Rp 10 juta. Karena, warung nasi, warung bakso, hingga pos keamanan rusak parah. 

Anggota Satlantas Polres Bondowoso telah melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti. 

“Untuk kemungkinan lain kita lakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya.(*/ubay)

Tinggalkan Balasan