Kriminal

Heboh..!! Dukun Pengganda Uang di Banjarnegara, Tega Bunuh 10 Pasiennya

×

Heboh..!! Dukun Pengganda Uang di Banjarnegara, Tega Bunuh 10 Pasiennya

Sebarkan artikel ini
Banjarnegara Dukun Pengganda uang
Salah satu korban kekejaman Mbah Slamet si dukun pengganda uang yang berhasil di bongkar tim gabungan, Senin 3/4/2023).

Banjarnegara, LENSANUSANTARA.CO.ID – Masyarakat Banjarnegara di gegerkan adanya kasus temuan 10 mayat yang dikubur dalam 6 lubang, yang sebagian sudah menjadi tulang disebuah ladang milik tersangka yang dikenal bernama Mbah Slamet yang berprofesi sebagai dukun pengganda uang di blok Cemara, Desa Balun Kecamatan Wanayasa siang tadi, Senin (3/4/2023).

Pembunuhan berencana yang dilakukan oleh Mbah Slamet (45) yang mengaku sebagai dukun yang bisa menggandakan uang itu terbongkar setelah Polres Banjarnegara mendapatkan pengaduan warga Cibadak Kabupaten Sukabumi Jawa Barat berinisial GE yang kehilangan ayahnya PO (53), setelah sejak Kamis 24 Maret 2023 lalu tidak bisa dihubungi.

Example 300x600

Setelah mendapatkan laporan tersebut, Polres Banjarnegara langsung bergerak menuju lokasi, dan benar saja, akhirnya kasus keji tersbut terbongkar pada Minggu, 02 April 2023 sekitar pukul 06.47 Wib, yang dimana lokasinya untuk menguburkan para korban harus melewati Jalan setapak. Benar saja, ternyata tidak hanya satu korban ditemukan, akan tetapi 10 mayat yang dikubur di 6 lubang dalam satu lokasi.

Kapolres Banjarnegara, AKBP Hendri Yulianto,SIK.MH saat melakukan prease release menjelaskan, kalau korban datang ke Banjarnegara bertemu dengan Mbah Slamet bertujuan ikut untuk ritual penggandaan uang.

” Saat itu GE diajak ayahnya pada bulan Juli 2022 untuk menemani ke Banjarnegara bertemu dengan temannya, kemudian bersama dengan ayahnya berangkat dari terminal Sukabumi dengan menaiki Bus Rapan Jaya jurusan Sukabumi – Wonosobo, setelah sampai di Wonosobo mereka turun di pinggir jalan lalu bertemu dengan seorang bernama mbah Slamet, terus diajak kerumahnya yang berada di Desa Balun Kecamatan Wanayasa Banjarnegara,” ungkap Kapolres saat jumpa pers di Mapolres Banjarnegara, Senin (3/4/2023).

Kapolres juga menambahkan ” setelah sampai dirumah Mbah Slamet, disuruh menuju kesalah satu ruangan dan anaknya disuruh menunggu, lantas diketahui pertemuan mereka untuk ikut penggandaan uang, pada tanggal 20 Maret 2023, korban PO datang dari Sukabumi menggunakan mobil Wuling warna hitam ke rumahnya Mbah Slamet, sampai lokasi, dirinya langsung menghubungi anaknya yang lain berinisial SL melalui share lokasi di watshap,” tambahnya.

Setelah mendapatkan beberapa informasi dan keberadaan korban, akhirnya bersama bersama PMI Banjarnegara, Polsek wanayasa, Koramil Wanayasa, Kecamatan Wanayasa, Puskesmas 1 Wanayasa, BPBD, Pemdes Balun, Relawan gabungan langsung menuju lokasi untuk melakukan pembongkaran mayat dari kekejaman Mbah Slamet. ( Gunawan ).

**) IIkuti berita terbaru Lensa Nusantara di Google News klik disini dan jangan lupa di follow.