Berita

Cara TNI-Polri Amankan Delegasi dan Tamu KTT G20 saat Beribadah

132
×

Cara TNI-Polri Amankan Delegasi dan Tamu KTT G20 saat Beribadah

Sebarkan artikel ini
Foto : Kepala Bidang Humas Polda Bali, Kombes Stefanus Satake Bayu Setiono (Dok. Humas Polresta Denpasar)

Denpasar, LENSANUSANTARA.CO.ID – TNI-Polri melaksanakan salat jumat bersama dengan masyarakat di Masjid Agung Ibnu Batutah di Bali. Dalam pelaksanaan salat jumat ini, TNI-Polri mengajak masyarakat ikut menyukseskan penyelenggaraan puncak forum Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada 15-16 November 2022.

Kepala Bidang Humas Polda Bali Kombes Stefanus Satake Bayu Setiono mengatakan, pemusatan pelaksanaan salat jumat di Masjid Agung Ibnu Batutah lantaran Masjid ini dekat dengan lokasi-lokasi dimana petugas keamanan melaksanakan penjagaan.

Example 300x600

“Masjid Agung ini nantinya akan digunakan untuk para delegasi yang beragama muslim di dalam melaksanakan ibadah ataupun salat,” kata Bayu Setiono, Jumat (11/11/2022).

BACA JUGA :
Jaga Soliditas TNI-Polri Jelang KTT ASEAN, Polresta Denpasar dan Kodim 1611 Badung Gelar Apel Sinergitas

Selain Masjid, di dekat lingkungan tersebut ada juga tempat ibadah lainnya seperti Gereja, Pura dan tempat ibadah lainnya untuk para delegasi melaksanakan ibadah.

BACA JUGA :
Parkir Sembarangan, Satlantas dan Dishub Kota Denpasar Berikan Himbauan Pemilik Kendaraan

Untuk itu, kata Bayu, pihak TNI-Polri juga menempatkan personelnya agar para delegasi dan tamu yang akan beribadah dapat kenyamanan dan keamanan.

“Ini ada petugas-petugas khusus yang sudah ditunjuk untuk melakukan pengamanan terutama di tempat-tempat ibadah dan juga sebelum ibadah dilakukan sterilisasi,” katanya.

BACA JUGA :
Sehari Polresta Denpasar Tilang 101 Pelanggar Lalu Lintas

Dalam kesempatan, perwira menengah dengan pangkat melati tiga ini pun mengajak masyarakat sekitar agar ikut menyukseskan penyelenggaraan KTT G20 agar wajah Indonesia di mata dunia baik.

“Kami mengajak masyarakat sekitar agar terlibat dalam keamanan penyelenggaraan KTT G20. Tunjukan bahwa Bali, umumnya Indonesia bisa menjadi tuan rumah yang baik, ramah dan membuat nyaman,” katanya. (Red)