Berita

Cara TNI-Polri Amankan Delegasi dan Tamu KTT G20 saat Beribadah

117
×

Cara TNI-Polri Amankan Delegasi dan Tamu KTT G20 saat Beribadah

Sebarkan artikel ini
Foto : Kepala Bidang Humas Polda Bali, Kombes Stefanus Satake Bayu Setiono (Dok. Humas Polresta Denpasar)

Denpasar, LENSANUSANTARA.CO.ID – TNI-Polri melaksanakan salat jumat bersama dengan masyarakat di Masjid Agung Ibnu Batutah di Bali. Dalam pelaksanaan salat jumat ini, TNI-Polri mengajak masyarakat ikut menyukseskan penyelenggaraan puncak forum Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada 15-16 November 2022.

Kepala Bidang Humas Polda Bali Kombes Stefanus Satake Bayu Setiono mengatakan, pemusatan pelaksanaan salat jumat di Masjid Agung Ibnu Batutah lantaran Masjid ini dekat dengan lokasi-lokasi dimana petugas keamanan melaksanakan penjagaan.

Example 300x600

“Masjid Agung ini nantinya akan digunakan untuk para delegasi yang beragama muslim di dalam melaksanakan ibadah ataupun salat,” kata Bayu Setiono, Jumat (11/11/2022).

BACA JUGA :
Polresta Denpasar Terima Kunjungan Kerja dari Kedubes Argentina, Ini Yang di Bahas

Selain Masjid, di dekat lingkungan tersebut ada juga tempat ibadah lainnya seperti Gereja, Pura dan tempat ibadah lainnya untuk para delegasi melaksanakan ibadah.

BACA JUGA :
Tindaklanjuti MoU Polri dengan KPU RI, Kapolresta Terima Audensi KPU Kota Denpasar

Untuk itu, kata Bayu, pihak TNI-Polri juga menempatkan personelnya agar para delegasi dan tamu yang akan beribadah dapat kenyamanan dan keamanan.

“Ini ada petugas-petugas khusus yang sudah ditunjuk untuk melakukan pengamanan terutama di tempat-tempat ibadah dan juga sebelum ibadah dilakukan sterilisasi,” katanya.

BACA JUGA :
Polresta Denpasar Pimpin Langsung Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-115

Dalam kesempatan, perwira menengah dengan pangkat melati tiga ini pun mengajak masyarakat sekitar agar ikut menyukseskan penyelenggaraan KTT G20 agar wajah Indonesia di mata dunia baik.

“Kami mengajak masyarakat sekitar agar terlibat dalam keamanan penyelenggaraan KTT G20. Tunjukan bahwa Bali, umumnya Indonesia bisa menjadi tuan rumah yang baik, ramah dan membuat nyaman,” katanya. (Red)