Terkait Dampak Covid-19, Pemerintah Kab. Bondowoso Siapkan Tiga Bantuan yaitu PKH, BPNT, dan BLT Bagi Warga yang Membutuhkan

  • Bagikan
Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah SMSI-MURI-C-1.png

Bondowoso – Pemerintah Daerah Kab. Bondowoso terus mengupayakan memberikan bantuan terdampak wabah penyakit Covid-19, dan Pemkab akan terus melakukan upaya untuk meminimalisir dan bisa mebantu kebutuhan warga Bondowoso yang benar-benar membutuhkan bantuan.

Informasi penerimaan BPNT atau Program Sembako dari Kementrian Sosial di Bondowoso Pada Tahun 2020 mencapai 80.189 yang kartunya telah diterima oleh KPM. Jumlahnya ini terdiri dari penerima PKH (Program Keluarga Harapandan PBNT (Bantuan Pangan Non Tunai).

Sekertaris Daerah Kabupaten Bondowoso Syaifullah SE. M.Si. mengatakan sebanyak 11.777 kartu BPNT yang telah resmi didistribusikan kepada masyarakat, Penyerahan yang berkaitan dengan PKH dan bantuan Sembako secara simbolis dilaksnakan di Tiga tempat yaitu Pendapa Bupati, Kantor Desa Taman Grujugan, dan Pendapa Kecamatan Tapen. Rabu, 22/4/2020.

BACA JUGA :  Aksi Walk Out Anggota DPRD Bondowoso Mewarnai Kedatangan Bupati Salwa di Rapat Paripurna

Selain itu, Kab. Bondowoso memperoleh tambahan penerima BPNT mencapai 47.177 pada Tahun 2020. Yang nantinya BPNT Sembako itu Masyarakat menerima sekitar RP.200.000 per Bulan. Dari Nominal tersebut, Masyarakat bisa membelanjakan sembako di agen agen BNI-46 yang berada di Desa masing masing, layanan ini tersebar di 23 Kecamatan se-Kabupaten Bondowoso.

Selain PKH dan BPNT masyarakat juga mendapatkan bantuan BLT (Bantuan Langsung Tunai) sekitar 15.457 KPM, Sekda mengingatkan, hendaknya Pemdes menghindari tumpang tindih bantuan. Agar terjadi pemerataan penerima bantuan. Warga yang memperoleh bantuan pusat, seperti PKH, BPNT dan bantuan lainnya, tidak boleh dapat BLT.

BACA JUGA :  Pilkada Dumai, Amris: Saya Kembali untuk Mengabdi

“Kami meminta Kepala Desa segera mendata penerima bantuan karena kita berebut dengan kabupaten lain, Untuk BLT dari pusat kan sudah disepakati 30 persen. Silahkan Pemdes segara mencairkannya, dan Kepala Desa harus seleksi betul datanya agar benar tepat sasaran”. Ungkap Sekda Bondowoso.

Terkait dengan pendistribusian kartu BPNT, Sekda menjelaskan bahwa belasan ribu kartu BPNT akan bisa cepat selesai untuk pendistriusiannya.

“Setelelah 3-4 Hari Kepala Desa akan dipanggil untuk membantu menyerahkan kartu kepada masing masing KPM, agar penyaluran bantuan bisa langsung bisa dirasakan oleh Masyarakat”. Ungkapnya.

BACA JUGA :  Kabag Umum DPRD Bondowoso di Mutasi, Anggota Fraksi PDI-P Sebut Bupati Tak Menghargai Institusi Dewan

Sesuai pantauan Lensa Nusantara turut hadir di Pendapa Desa Taman Kec. Grujugan yaitu Dandim 0822 Bondowoso Letkol Inf Jadi, S.I.P., Kapolres Bondowoso AKBP Erick Frendriz S.I.K., M.Si., Ketua DPRD Bondowoso Drs. Ahmad Dafir, Ketua Kejaksaan Negeri Bondowoso Unaisi Hetty Nining, Sekertaris Daerah Kab, Bondowoso Saifullah SE., M.Msi., Danyonif Raider 514, beserta jajaran Forkopimda Kab. Bondowoso, dan juga sebagian Warga yang menerima bantuan PKH dan BPNT.

  • Reporter : Arik Kurniawan
  • Publikasi : Yadi/M.Dhofir
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan